Atasi Perubahan Iklim Dunia Butuh Dukungan Politik Peserta KTT G-20

Atasi Perubahan Iklim Dunia Butuh Dukungan Politik Peserta KTT G-20
Atasi Perubahan Iklim Dunia Butuh Dukungan Politik Peserta KTT G-20. (Foto: M-006)

Di sisi lain, UNEP mencatat dalam lamannya, bahwa upaya adaptasi menghadapi perubahan iklim sebagai too little and too slow. Dua Laporan UNEP ini ramai diperbincangkan para ilmuwan dunia di sosial media, kekhawatiran, bahkan amarah para ilmuwan semakin meningkat karena komitmen politik dan para pebisnis yang nampaknya jauh dari cukup merespon darurat iklim.

BACA JUGA:  Denpasar Percepat Proyek PSEL, Lahan Siap Dibangun dan PKS Resmi Ditandatangani

“Tidak ada pilihan lain, mengikuti catatan UNEP, Indonesia juga perlu melakukan transformasi kehidupan masyarakat segera. Kita benar-benar akan menghadapi kondisi bumi yang sangat berbeda, apalagi belum mempertimbangkan dampak dari polusi dan kepunahan spesies yang ratusan kali lebih cepat dari normal,” tegas Mahawan Karuniasa yang juga pendiri Environment Institute ini. M-006

BACA JUGA:  Indonesia Dorong Pengurangan Food Waste untuk Tekan Emisi Metana di Forum Iklim London
Iklan

BERITA TERKINI

Pelaksanaan groundbreaking PSEL Bali di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7).

Groundbreaking PSEL Bali, Pembangunan Ditarget 15 Bulan

DENPASAR,MENITINI.COM – Proyek strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali resmi  memasuki tahap pembangunan. Groundbreaking fasilitas pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy itu dilakukan di kawasan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top