Final Red Bull Cliff Diving Bali 2026 Perebutkan Trofi “Gates of Heaven”

Final Red Bull Cliff Diving Bali 2026 Perebutkan Trofi “Gates of Heaven”
Final Red Bull Cliff Diving Bali 2026 Perebutkan Trofi “Gates of Heaven”

DENPASAR,MENITINI.COM – Babak final ajang Red Bull Cliff Diving World Series 2026 di Broken Beach Nusa Penida, Klungkung, Bali berlangsung hari ini, Sabtu (23/5/2026), sekaligus menjadi penentuan klasemen awal musim kompetisi ‘loncat tebing’ dunia tersebut. Persaingan ketat tersaji di kategori putra maupun putri dalam perebutan trofi “Gates of Heaven” yang terinspirasi dari Pura Luhur Lempuyang.

Pada kategori putri, juara bertahan Rhiannan Iffland masih memimpin klasemen sementara dengan total 258,6 poin setelah tiga ronde awal. Namun, posisinya belum sepenuhnya aman karena Molly Carlson masih berpeluang mengejar dengan selisih 22,5 poin menuju babak penentuan.

Persaingan memperebutkan posisi podium juga berlangsung sengit. Simone Leathead, Morgane Herculano, dan Stella Forsyth hanya terpaut enam poin, sehingga peluang finis di tiga besar masih terbuka lebar.

Sementara itu, di kategori putra, Aidan Heslop tampil impresif pada ronde ketiga setelah kembali dari hiatus selama satu tahun akibat proses pemulihan cedera. Ia mengoleksi total 278,25 poin dan berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara.

BACA JUGA:  Ratusan Pecatur dari Empat Negara Ramaikan Bali Rapid Open 2026 di Gianyar

Keunggulan tersebut membuat Jonathan Paredes turun ke posisi ketiga. Adapun James Lichtenstein sukses melakukan comeback dengan naik dari posisi kelima ke posisi kedua usai mengumpulkan total 272,40 poin.

Sorotan lain datang dari atlet wildcard asal Italia, Andrea Barnaba. Ia mencatatkan raihan 126,9 poin, yang disebut menjadi salah satu skor tertinggi sepanjang kompetisi berlangsung. Hasil tersebut mengantarkannya naik ke posisi keempat dan membuka peluang untuk finis di podium.

Pada hari final, para atlet terlihat fokus mempersiapkan diri menghadapi lompatan penentuan di kawasan Broken Beach. Selain faktor ketinggian tebing, kondisi air di titik pendaratan juga menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.

BACA JUGA:  Red Bull Cliff Diving World Series 2026 Siap Digelar di Nusa Penida

Dari sisi keselamatan, panitia terus melakukan pemantauan terhadap arus laut dan area pendaratan. Tim rescue diver disiagakan di titik masuk air untuk memastikan respons cepat selama perlombaan berlangsung. Dukungan pengamanan juga diperkuat oleh TNI AL guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman.

Dengan persaingan yang semakin kompetitif sejak ronde awal, babak final Red Bull Cliff Diving Bali 2026 diprediksi berlangsung ketat hingga penentuan juara. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top