TABANAN,MENITINI.COM – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali melanjutkan program aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” dengan menyasar masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang merupakan roadshow ke-10 tersebut difokuskan pada penyaluran bantuan sosial sekaligus edukasi pengelolaan sampah berbasis rumah tangga kepada masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, jajaran pengurus TP PKK, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta Ketua TP PKK kecamatan dan desa.
Lokasi pertama kegiatan berlangsung di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Bantuan diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak PAUD.
Selain itu, bantuan alat penunjang juga disalurkan berupa satu kursi roda, sembilan tripod, dan empat walker untuk membantu mobilitas penerima manfaat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada masyarakat, termasuk tambahan tiga walker dan empat alat bantu dengar.
Setiap penerima bantuan memperoleh paket kebutuhan pokok yang terdiri dari 20 kilogram beras, susu kalsium, susu balita, susu ibu hamil, kacang hijau, telur, dan minyak goreng.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mengatakan kegiatan sosial itu menjadi upaya menjaga kedekatan antara pemerintah dan masyarakat di tengah situasi ekonomi saat ini.
“Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, Bunda Rai juga mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga melalui program PADAS (Palemahan Kedas). Edukasi dilakukan dengan pembagian 150 alat pelubang biopori serta praktik langsung di lingkungan warga.
Menurutnya, pengelolaan sampah dari sumber rumah tangga menjadi langkah penting dalam menjaga lingkungan.
“Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman,” katanya.
Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis enam standar pelayanan minimal (SPM). Ia menilai Posyandu kini tidak hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi juga pusat pelayanan kesehatan dan penyampaian aspirasi masyarakat.
Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya mengapresiasi pelaksanaan aksi sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyebut penerima bantuan dalam kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa di wilayah Kecamatan Selemadeg. (M-011)
- Editor: Daton









