TPPU Rp20 Miliar Terbongkar, AY Ditahan dalam Skandal Tanah BUMD Cilacap

Tersangka AY menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah usai diamankan dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait jual beli tanah BUMD PT Cilacap Segara Artha, Selasa (23/12/2025) malam.
Tersangka AY menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah usai diamankan dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait jual beli tanah BUMD PT Cilacap Segara Artha, Selasa (23/12/2025) malam. (Foto: Puspenkum)

JAKARTA,MENITINI.COM – Tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menetapkan AY (GY) sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan jual beli tanah oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Cilacap.

AY ditangkap di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa malam, 23 Desember 2025, sekitar pukul 22.30 WIB. Penangkapan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang dinilai cukup untuk menjerat yang bersangkutan sebagai tersangka.

BACA JUGA:  Kejagung Tetapkan Pemilik PT CBU Jadi Tersangka Kasus Tambang Batu Bara Ilegal di Kalteng

Dalam kasus ini, AY diduga menerima atau menguasai hasil tindak pidana korupsi berupa penempatan dana dari transaksi jual beli tanah seluas sekitar 700 hektare milik BUMD PT Cilacap Segara Artha. Nilai transaksi yang disorot penyidik mencapai Rp20 miliar.

Usai diamankan, AY langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Ia tiba di Semarang pada Rabu pagi, 24 Desember 2025, sekitar pukul 05.00 WIB, dan langsung menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik.

Iklan

BERITA TERKINI

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

JAKARTA,MENITINI.COM  – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, sejak Rabu (3/6/2026) dini hari. Hingga pagi hari,

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top