Ajudan Wakil Bupati dan 3 Polisi Diciduk Saat Pesta Sabu di Buru

Ilustrasi peserta Narkoba.
Ilustrasi peserta Narkoba.
NAMLEA, MENITINI.COM – Kasus narkotika kembali mengguncang Kabupaten Buru. Seorang ajudan Wakil Bupati bersama tiga oknum anggota polisi ditangkap dalam penggerebekan dugaan pesta narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Buru.
Penggerebekan dilakukan di salah satu rumah di Kota Namlea.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan total lima orang, termasuk ajudan Wakil Bupati berinisial A, dua anggota Polres Buru berinisial W dan Y, satu anggota Polda Maluku berinisial P, serta seorang warga sipil berinisial G.
Kelima orang tersebut diduga tengah menggelar pesta narkotika jenis sabu saat aparat melakukan penindakan. Dari lokasi kejadian, polisi turut menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 30 gram.
Kasus ini sontak menghebohkan masyarakat Buru, mengingat keterlibatan aparat penegak hukum dan ajudan Wakil Bupati.
Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Indra Gunawan membenarkan penangkapan ajudan wakil bupati Buru bersama tiga oknum polisi saat pesta sabu.
Menurutnya, penangkapan tersebut dilakukan oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polres Buru pada awal Mei 2026 lalu.
“Betul, kalau penangkapan lima tersangka dilakukan Polres Buru. Penangkapannya di awal bulan Mei antara tanggal 2 atau 3 Mei,” kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Selasa malam (12/5/2026).
Indra mengatakan, kelima tersangka saat ini telah menjalani rehabilitasi setelah Tim Asesmen Terpadu dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku mengeluarkan rekomendasi bagi kelimanya untuk menjalani rehabilitas.
“Tim Asesmen Terpadu itu apabila indikasi pengguna narkoba. Untuk Namlea (pesta sabu)  bisa langsung ke Kasat Narkoba-nya, informasi akhir sudah di TAT atau rehab,” ungkapnya.
Saat ini, seluruh terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Buru untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi institusi penegak hukum dan pemerintah daerah, sekaligus peringatan serius atas maraknya penyalahgunaan narkotika yang melibatkan aparat. (M-009)
  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Aktor Intelektual Disorot, Kejari Tancap Gas Ajukan Banding
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top