VIDEO: 5 Ribu Detonator Siap Ledak Tujuan Bali, Ditangkap di Perairan Situbondo

Screenshoot video penangkapan pembawa bahan peledak.
Screenshoot video penangkapan pembawa bahan peledak.

DENPASAR, MENITINI.COM-Indonesia hampir kecolongan. Saat di tengah gencar persiapan KTT G-20 di Nusa Dua Bali, aparat kepolisian dari Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan para pembawa detonator. Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung. Sebanyak 5 ribu detonator siap dilesakan di Bali.

Aparat dari tim Opsnal Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil menggagalkan pengiriman 5.000 Detenator atau bahan peledak yang siap diledakan di perairan Banyuwangi, Jawa Timur menuju Bali, Rabu (9/11) pukul 15.00 WIB. Selain menggagalkan 5.000 bahan peledak, polisi juga mengamankan dua orang pelaku masing-masing berinsial MS (berstatus residivis) dan AF.

Video penangkapan bahan peledak

Video penangkapan tersebut viral di berbagai platform media sosial. Setelah itu beredar berbagai berita di bahwa ribuan bahan peledak tersebut akan diledakkan di Bali. Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan mengatakan, berawal dari informasi bahwa adanya pengiriman bahan peledak yang akan digunakan beserta pelaku yang ahli merakit bom sehingga tim melakukan penyelidikan. Tim bergerak cepat dari Banyuwangi di saat pengamanan intelijen KTT G – 20 di Kawasan Kring Perairan Jawa Timur bergerak dengan tujuan penangkapan. Dalam melakukan penangkapan tersebut, anggota harus berpura-pura jadi nelayanh yang sedang memancing ikan di tengah laut.

BACA JUGA:  Mengganggu Kelistrikan dan Penerbangan, Layang-layang Tak Boleh Mengudara Selama KTT G20 Berlangsung

Tim bergerak dengan penyamaran tertutup untuk menunggu kepastian datangnya kapal yang memuat Detonator dari Kepulauan Ra’as. Pukul 16.00 WIB tim melihat kapal dan berhasil menangkap pelaku dengan membawa dua buah dus Indomie. Tim langsung menangkap dan dilakukan pemeriksaan. Benar, di dalam dus itu ada 5.000 Detonator. Kedua pelaku beserta barang bukti dua buah dus Indomie, 5.000 Detonator, dua buah handphone dan satu unit mobil jenis Chvrolet warna merah saat ini telah diamankan di Mapolda Jawa Timur. Dan polisi masih melakukan pengembangan.

Kabid Humas Polda Bali saat ditanya awak media soal penangkapan tersebut menjelaskan jika penangkapan tersebut dilakukan di Polda Jawa Timur. Ia mengatakan, tidak ada penjelasan dari Polda Jawa Timur bahwa ribuan bahan peledak itu akan dibawa ke Bali. Publik hanya menyimpulkan bahwa karena ditangkap di perairan dekat Situbondo, dan arahnya sedang menuju ke Bali maka patut diduga jika ribuan bahan peledak itu bisa saja masuk ke Bali. Namun penjelasan resmi tidak ada.

BACA JUGA:  Ekonomi Belum Pulih, Pemprov Bali Kembali Beri Pemutihan Pajak Kendaraan

Hasil penyelidikan polisi juga belum diumumkan karena belum dipastikan, Detonator sebanyak itu akan dibawa ke mana. Apakah tujuannya dibawa ke Bali atau ke tempat lain dan tujuannya apa. Sedang dalam penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Menurut Satake, dalam pengamanan KTT G-20, Polri sudah melakukan plan kontigensi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sudah ada plan kontigensi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk misalnya pergerakan masa dan aksi kejahatan lainnya.  “Polda Jatim yang tangkap itu. Jadi, bukan di Bali. Mohon semua waspada dan kerja samanya,” ujarnya. M-006