DENPASAR,MENITINI.COM – Ratusan sopir truk sampah di Bali turun ke jalan menuntut kejelasan kebijakan pembatasan pembuangan di TPA Suwung yang mulai diberlakukan sejak awal April 2026. Aksi ini menjadi sorotan karena berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di wilayah Denpasar dan sekitarnya.
Demonstrasi yang digelar pada Kamis (16/4/2026) tersebut dipusatkan di depan kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusra (PPLHB Nusra), Kementerian Lingkungan Hidup, di kawasan Denpasar Timur. Aksi diinisiasi oleh Forum Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) dan diikuti sekitar 600 peserta, yang terdiri dari sopir truk dan pekerja terkait. Mereka datang menggunakan sekitar 230 truk dan 60 sepeda motor.
Sebelum bergerak menuju lokasi aksi, massa terlebih dahulu berkumpul di kawasan Jalan Serangan. Dari titik tersebut, iring-iringan kendaraan melaju secara tertib dengan pengawalan aparat gabungan dari kepolisian dan TNI.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo D. Simatupang, mengatakan pihaknya menerjunkan sekitar 170 personel gabungan untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif. Personel tersebut berasal dari Polda Bali, Polresta Denpasar, jajaran Polsek, serta dukungan TNI.
Menurutnya, fokus pengamanan diarahkan pada pengawalan pergerakan massa serta pengaturan lalu lintas, mengingat jumlah kendaraan yang digunakan cukup besar dan berpotensi menimbulkan kemacetan.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, polisi memberlakukan penutupan sementara di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi aksi, di antaranya Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Kusuma Atmaja, dan Jalan Raya Puputan. Area tersebut juga dimanfaatkan sebagai lokasi parkir kendaraan peserta aksi agar tidak mengganggu jalur utama.
Pihak kepolisian tidak menetapkan batas waktu bagi berlangsungnya aksi. Meski demikian, aparat mengimbau peserta untuk tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi.
Hingga aksi berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa gangguan berarti terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. (M-11)
- Editor: Daton









