Kesadaran Pemuda akan Persaudaraan Lintas Agama Sudah Tumbuh Sebelum Indonesia Merdeka

Romo Markus Solo Kewuta SVD
Romo Markus Solo Kewuta SVD

Masalah seputar konvivialitas

Lebih jauh Romo Markus menguraikan bahwa masalah-masalah seputar konvivialitas yang saling berkaitan di atas tidak hanya memengaruhi keramahtamahan sebuah masyarakat, kelemahlembutan sebuah masyarakat dan pemeluk tradisi-tradisi berbagai agama dan anggota dari kelompok budaya dan etnik, juga sekaligus memperlambat laju dialog antaragama atau malah membuatnya stagnan.

Dalam situasi seperti itu, masih kata Romo Markus, mungkin sebagian orang menyerah dan mencari jalan sendiri untuk luput seperti yang kita lihat pada gerakan-gerakan sektarian. Fratelli Tutti ingin menekankan tanggung jawab kolektif kita bersama, manusia di berbagai belahan dunia dan juga termasuk Indonesia dari berbagai generasi. “Dan juga dimaksudkan di sini saudara dan saudari adik-adik PMKRI. Membangun persaudaraan kolektif dan universal adalah jalan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Benahi Program MBG, Zulhas Minta Waktu Sebulan Rapikan Masalah dan Penyalahgunaan

Romo Markus pun mengingatkan akan dokumen yang terbit sebelumnya persaudaraan manusia untuk perdamaian dunia dan hidup bersama,  yang terbit di Abu Dhabi pada tanggal 4 Februari 2019 juga turut menekankan atau membuka jalan, memberikan cara yang baik untuk membangun persaudaraan yakni dengan dialog, membuka diri untuk berbicara, dan bertemu dengan orang lain, saling memahami saling menghormati, menyebarkan budaya toleransi, menerima orang lain apa adanya dengan segala perbedaannya.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Saksikan Atraksi Taktis dan Defile 6.000 Peserta pada HUT ke-80 Bhayangkara
Iklan

BERITA TERKINI

Pelaksanaan groundbreaking PSEL Bali di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7).

Groundbreaking PSEL Bali, Pembangunan Ditarget 15 Bulan

DENPASAR,MENITINI.COM – Proyek strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali resmi  memasuki tahap pembangunan. Groundbreaking fasilitas pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy itu dilakukan di kawasan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top