DENPASAR, Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps meminta anak asuhnya tampil lebih klinis saat menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia FIFA 2026. Meski Les Bleus menjadi tim paling produktif sejauh ini, Deschamps menilai penyelesaian akhir masih harus ditingkatkan agar tidak membuang peluang emas.
Menurut Deschamps, duel melawan Maroko akan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas di setiap lini. Karena itu, efektivitas di depan gawang akan menjadi faktor penentu hasil pertandingan.
“Kedua tim memiliki kekuatan di semua lini. Kami memang cukup efektif, tetapi seharusnya bisa lebih baik lagi. Terkadang Anda menciptakan enam peluang dan hanya mencetak dua gol, sementara di kesempatan lain hanya memiliki dua peluang dan keduanya menjadi gol. Yang terpenting adalah efisiensi,” ujar Deschamps seperti dikutip The Strait Times, Kamis (9/7).
Prancis datang ke babak delapan besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar. Kemenangan itu ditentukan melalui eksekusi penalti kapten Kylian Mbappé.
Produktivitas Prancis juga ditopang barisan penyerang yang sedang tampil impresif. Selain Mbappe, Les Bleus memiliki Ousmane Dembélé, Michael Olise, dan Bradley Barcola yang menjadikan lini serang mereka sebagai salah satu yang paling berbahaya sepanjang turnamen dengan torehan total 14 gol.
Meski demikian, Deschamps menegaskan Maroko bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, tim asal Afrika Utara itu telah berkembang pesat sejak mencapai semifinal Piala Dunia 2022 dan kini layak disebut sebagai salah satu kandidat juara.
“Kami pernah menghadapi mereka empat tahun lalu di semifinal. Mereka juga tampil di final Piala Afrika dan memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka tidak datang ke sini hanya untuk bermain, tetapi untuk menang. Kami harus siap memberikan performa terbaik melawan tim yang hebat ini,” kata Deschamps.
Pertandingan Prancis kontra Maroko yang akan berlangsung di Stadion Boston, Jumat (10/7) dini hari WIB itu diprediksi menjadi salah satu laga paling sengit di perempat final. Les Bleus mengandalkan ketajaman lini depan, sementara Maroko datang dengan ambisi melanjutkan kiprah sensasional mereka dan membuka jalan menuju semifinal Piala Dunia 2026. (M-011)
- Editor: Daton









