Tiga Hari Bersihkan Sampah di Mangrove dan Estuari Dam, Terkumpul Hampir Satu Ton

Bersih Sampah di Mangrove dan Estuari Dam
Kegiatan seremonial dalam aksi bersih sampah di Mangrove Suwung (M-IST)
Upacara seremoni tim relawan sebelum bersih bersih sampah di mangrove dan Estuari Dam

“Jadi kita berusaha menjadi tuan rumah G-20 yang bagus, yang ramah, bersih untuk meningkatkan impresi negara-negara luar terhadap Indonesia yang bersih dan hidupnya bersahaja dan wisatanya bisa bagus dan seterusnya,” kata dia.

SAMPAH MASALAH NASIONAL

Alue Dohong menambahkan, permasalahan sampah telah menjadi masalah nasional. Bahkan, permasalahan sampah bukan hanya terjadi di hilir, tetapi juga di hulu.

“Bahwa timbulan sampah kita mulai dari DAS hulunya, dari rumah tangga, dari perusahaan, dan lain-lain. Bahkan kalau kita lihat komposisi sumber sampah kita itu sebetulnya hampir 50 persen dari rumah tangga. Yang lainnya dari industri dan seterusnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Menteri LH: Pilah Sampah Harus 100% Tuntas di Tingkat Kelurahan

Karena itu, ia menilai aksi penanganan sampah di hulu menjadi yang paling penting. Hal itu dimulai dari pilah-pilih sampah dari tingkat rumah tangga, membangun tempat pengolahan sampah-reduce reuse recycle (TPS3R), tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dan sebagainya.

“Itu dilakukan supaya timbulan sampah yang kita buang di TPA itu sangat minimum, bahkan yang kita buang di badan sungai dan danau bisa kita kurangi. Artinya apa, kesadaran semua pihak, proses pengolahan sampah kemudian sirkular ekonomi menjadi peluang baru kita untuk mengelola sampah itu supaya limbah makin berkurang,” harapnya. M-007

BACA JUGA:  KLH/BPLH Gandeng HSF, Perkuat Aksi Iklim dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top