JAKARTA,MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan dengan pemerintah daerah di Bali.
Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di kampus Politeknik Transportasi Darat Bali di Desa Samsam, Kabupaten Tabanan, Jumat (12/6), dan dirangkaikan dengan seminar internasional bertema Transformasi Transportasi dan Logistik.
Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung IB Surya Suamba turut menandatangani dokumen kerja sama tersebut. Kegiatan juga ditandai dengan pertukaran plakat antara Pemerintah Kabupaten Badung dan Poltrada Bali sebagai simbol penguatan sinergi antar lembaga.
Surya Suamba mengatakan, Pemkab Badung berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang transportasi, sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan sektor pariwisata. Menurutnya, pengendalian kemacetan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata di Badung.
“Untuk mendukung upaya tersebut, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya di bidang transportasi darat, menjadi kebutuhan yang sangat penting. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Badung menjalin kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Bali dalam pengembangan SDM masyarakat Badung melalui program pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi darat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi lulusan Poltrada Bali, khususnya putra-putri asal Badung, untuk berkontribusi dan mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.
Selain itu, kolaborasi dengan BPSDM Kementerian Perhubungan dan Poltrada Bali diharapkan mampu memperkuat kapasitas SDM transportasi yang profesional guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang tertata, aman, nyaman, dan lancar dalam menunjang pengembangan pariwisata berkualitas di Badung.
Sementara itu, Kepala BPSDM Perhubungan, Suharto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan SDM transportasi yang kompeten di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan layanan transportasi.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga membuka akses lebih luas bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di 22 sekolah kedinasan transportasi di bawah Kementerian Perhubungan. Selain itu, kemitraan dengan dunia industri akan terus diperkuat guna memperluas peluang kerja bagi para lulusan.
Dukungan terhadap kerja sama ini juga disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Wayan Serinah. Ia menilai langkah tersebut penting untuk menyiapkan SDM transportasi yang profesional dan memahami kebutuhan daerah.
Serinah mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Bali telah merekrut 17 lulusan PTDI-STTD dalam kurun lima tahun terakhir. Para lulusan tersebut dinilai telah memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sektor perhubungan di Bali.
Melalui kerja sama antara BPSDM Perhubungan dan pemerintah daerah di Bali ini, diharapkan lahir SDM transportasi yang unggul dan profesional untuk mendukung terwujudnya sistem transportasi yang modern, terintegrasi, serta berkelanjutan. (M-011)
- Editor: Daton









