Korupsi LPD Serangan Belum Ada Tersangka, Ada Apa?

Masyarakat membuat pernyataan sikap. (Foto M-007)

“Ini kan dari bukti yang kami miliki termasuk saksi-saksi yang sudah diperiksa, semestinya kan sudah lengkap. Karena itu kami merasa dari Kejari (Denpasar) ada apa di balik ini,” tambahnya.Diurainya, kasus ini terbongkar bermula dari adanya temuan sejumlah dokumen laporan LPD dari tahun 2015 hingga 2019 oleh masyarakat. Sehingga diputuskan untuk dibuat tim penyelamat LPD. Dari audit yang dilakukan tim independet, dari aset LPD senilai Rp. 4,6 miliar, uang yang beredar di tengah masyarakat hanya berkisar Rp. 800 juta.

BACA JUGA:  Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Serah Terimakan 4 Kapal BMN yang Berasal dari BRN Kepada KKP

“Sedangkan Rp. 3,8 ini dibawa oleh oknum. Di sini kami bingung siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kerugian yang dialami LPD. Akhirnya kami sepakat dengan pihak terkait seperti LPD kota, LPD provinsi, kami membuat supaya LPD Desa Serangan diaudit,” bebernya.

BACA JUGA:  Liliek Prisbawono Adi Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Usai Dilantik sebagai Hakim Konstitusi

Dari audit itu ditemukan potensi kerugian kurang lebih Rp. 4,2 miliar. Sejumlah temuan lain juga terungkap. Dari sana masyarakat lalu melapor ke Kejari Denpasar dengan menyertakan sejumlah bukti dan saksi. Namun nyatanya, hingga kini belum juga ada penetapan tersangka. M-007

Iklan

BERITA TERKINI

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus

Wamenkes Dorong Percepatan Program Penanggulangan TB

JAKARTA,MENITINI.COM –  Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus, menegaskan pentingnya percepatan implementasi program penanggulangan Tuberkulosis (TB) melalui langkah yang lebih terukur, kolaboratif, dan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top