Komisi Kejaksaan Apresiasi Penanganan Kasus Tom Lembong, Tekankan Profesionalisme Jaksa

Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta terkait kasus dugaan korupsi importasi gula periode 2015–2016, Kamis (6/3/2025).

JAKARTA,MENITINI.COM-Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) menyatakan apresiasinya terhadap kinerja Kejaksaan Agung dalam penanganan perkara dugaan korupsi yang melibatkan Tom Lembong, usai Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan putusan pada Jumat, 18 Juni 2025.

Dalam keterangan resminya, Komjak RI menilai proses hukum terhadap mantan pejabat tinggi itu telah berjalan sesuai prinsip due process of law, meskipun unsur niat jahat (mens rea) tidak terbukti sepenuhnya.

“Pengadilan tetap menjatuhkan hukuman berdasarkan prinsip strict liability, yang memungkinkan pertanggungjawaban pidana atas tindakan yang merugikan keuangan negara meski tanpa pembuktian niat jahat,” tulis Komjak RI dalam siaran persnya, Jumat (25/7).

BACA JUGA:  KPK Tahan Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Terkait Dugaan Pemerasan Dokumen Imigrasi

Komjak juga menegaskan tidak ditemukan pelanggaran etik dalam proses penuntutan oleh jaksa penuntut umum. Pemantauan dilakukan sesuai mandat UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI yang telah diperbarui.

“Kami terus memantau integritas, kepatutan, dan profesionalisme jaksa. Dalam perkara ini, proses penuntutan berjalan tanpa penyimpangan,” lanjut pernyataan tersebut.

Komjak turut mendorong masyarakat dan media untuk terus mengawal penegakan hukum kasus-kasus korupsi secara objektif, tanpa menariknya ke ranah politik atau membangun opini tanpa dasar hukum.

BACA JUGA:  Usai Geledah Kantor BGN, Kejagung Tahan Mantan Kepala Dadan Hindayana

Atas putusan tersebut, Komjak juga menyatakan menghormati hak para pihak, baik terdakwa maupun jaksa, untuk menempuh upaya hukum lanjutan, seperti banding atau kasasi. Lembaga pengawas ini memastikan akan terus memantau jalannya proses hukum hingga tuntas.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen Komjak dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di Indonesia.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Prabowo Minta Rosan Buka Data Positif Investasi ke Publik

JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan secara terbuka kepada

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top