Kenali Abusive Relationship, Stop Normalisasi KDRT!

Ilustrasi abusive relationship KDRT

Penanda Abusive Relationship

  • Perilaku kontrol berlebih dan posesif

Tidak hanya sebatas kamu dimana dengan siapa, kontrol dan perilaku posesif nampak dalam bentukan agresi kompulsif atau kemarahan ketika pihak korban berupaya menjelaskan tindakannya.

  • Kecemburuan tidak masuk akal

Sebelum membina rumah tangga, Anda memiliki teman lawan jenis yang akrab. Setelah menikah Anda tidak diperkenankan bertegur sapa bahkan terkesan dikucilkan dari teman atau kerabat bahkan keluarga yang berlawanan jenis kelamin. Kecemburuan juga disertai kecurigaan berlebih pada setiap tindakan Anda.

  • Menjatuhkan kredibilitas
BACA JUGA:  Obesitas Jadi Pintu Masuk Diabetes, Wamenkes Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang

Merasa terus terpojok atau direndahkan? Atau dibanding-bandingkan dengan pasangan tetangga bahkan dipersalahkan akan tindakan yang tidak pernah Anda lakukan? Hati-hati! Upaya ini merupakan pola abusif untuk menjatuhkan kredibilitas Anda dan membuat Anda merasa tidak berharga. Ketika Anda meras tidak berharga, pada titik ini pelaku mendapatkan kontrol total akan diri Anda dan berhak berlaku semau mereka.

BACA JUGA:  Kemenkes Percepat Deteksi Dini Kanker, Puskesmas Dilengkapi X-Ray Digital dan USG Berbasis AI
Iklan

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, menandatangani berita acara persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (13/7/2026).

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Jembrana 2025 Disahkan

JEMBRANA, MENITINI.COM – DPRD Kabupaten Jembrana bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi menyetujui dan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top