Denpasar Genjot Optimalisasi TPST Tahura, Target Olah 200 ton Sampah per Hari

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung proses instalasi dan pengolahan sampah di TPST Tahura 1 Denpasar. (Foto: Istimewa)

DENPASAR,MENITINI.COM – Pemerintah Kota Denpasar terus mempercepat optimalisasi operasional mesin pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Salah satu fokus saat ini adalah TPST Tahura 1 yang ditargetkan mampu mengolah hingga 200 ton sampah per hari.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan upaya tersebut terus dikebut seiring berlangsungnya proses instalasi lanjutan di lokasi. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung pengolahan sampah di TPST Tahura 1, Sabtu (25/4).

“Hari ini kita meninjau proses instalasi lanjutan, namun untuk pengolahan sampah menjadi RDF sudah berlangsung, dan terus kita optimalkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TPST Tahura 1 dan 2 secara keseluruhan ditargetkan mampu mengolah hingga 300 ton sampah per hari. Kapasitas tersebut didukung tiga unit mesin pengolahan yang tersebar di dua lokasi.

Dalam peninjauan yang turut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, serta Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, Jaya Negara menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber.

BACA JUGA:  Gubernur Bali - Wali Kota Denpasar - Bupati Badung Tandatangani Kerja Sama PSEL Denpasar Raya

Menurutnya, pemilahan menjadi kunci utama agar proses pengolahan berjalan lebih cepat dan optimal. Karena itu, masyarakat diimbau berperan aktif dalam memilah sampah di tingkat rumah tangga.

“Pemilahan menjadi kunci, jika sampah terpilah, maka proses pengolahan akan lebih cepat dan optimal. Jadi kami mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam pemilahan dan pengolahan berbasis sumber ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis DLHK Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, bersama pimpinan Waste to Wealth, Merakarno Rahusna Taruno, menyebutkan bahwa pengolahan sampah di TPST Tahura 1 saat ini sudah berjalan. Meski demikian, optimalisasi terus dilakukan, terutama dalam pengolahan sampah menjadi karbon.

Jika seluruh perangkat mesin telah terpasang, TPST Tahura 1 diproyeksikan mampu mengolah 200 ton sampah per hari, sedangkan TPST Tahura 2 mencapai 100 ton per hari.

BACA JUGA:  PROPER Diikuti 5.476 Perusahaan, KLH Tegaskan Peran sebagai Motor Transformasi Bisnis Berkelanjutan

Dengan demikian, sistem pengolahan sampah di Denpasar menjadi semakin lengkap. PDU Padangsambian Kaja difokuskan untuk sampah anorganik, TPST Kesiman Kertalangu untuk sampah organik, dan TPST Tahura untuk produksi RDF serta karbon. Selain itu, pengolahan juga didukung TPS3R serta sistem berbasis sumber oleh masyarakat.

Pihaknya pun kembali mengajak masyarakat untuk mendukung optimalisasi tersebut melalui pemilahan sampah.

“Kami mohon dukungan masyarakat dalam optimalisasi pengolahan ini dengan memilah sampah, karena inilah yang menjadi kunci produktivitas mesin pengolahan sampah, serta melaksanakan pengolahan sampah berbasis sumber. Dengan sinergi baik ini tentu penanganan sampah di Kota Denpasar dapat berjalan optimal,” ujar Gustra. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top