Pemilahan Sampah dari Rumah Dinilai Menentukan Keberhasilan Proyek Waste to Energy

Pemerintah mendorong pengolahan sampah menjadi energi sebagai solusi berkelanjutan. Namun, keberhasilan PSEL bergantung pada kesadaran masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.
Dokumentasi: Pemerintah mendorong pengolahan sampah menjadi energi sebagai solusi berkelanjutan. Namun, keberhasilan PSEL bergantung pada kesadaran masyarakat memilah sampah sejak dari rumah. Foto: Dok. M-011)

JAKARTA,MENITINI.COM – Upaya mengatasi krisis sampah perkotaan melalui proyek Waste to Energy atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dinilai tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga justru menjadi faktor penentu keberlanjutan program tersebut.

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, menilai PSEL berpotensi besar mengurangi tekanan lingkungan akibat penumpukan sampah, asalkan didukung sistem pemilahan yang konsisten dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA:  KLH Periksa 42 Perusahaan Diduga Terkait Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

“Keberlanjutan PSEL sangat bergantung pada jenis sampah yang diolah. Sampah harus dipilah dengan baik agar prosesnya berjalan optimal,” kata Eko dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (8/1).

Scroll to Top