IKN Dorong Transisi Energi Bersih, Kolaborasi dengan Pertamina Perkuat Konsep Kota Rendah Karbon

Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Pertamina Grup menggelar diskusi strategis membahas pengembangan ekosistem energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di kawasan IKN, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota hutan rendah karbon di Kalimantan Timur.
Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Pertamina Grup menggelar diskusi strategis membahas pengembangan ekosistem energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di kawasan IKN, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota hutan rendah karbon di Kalimantan Timur. (Foto: dok. Humas Otorita IKN)

JAKARTA,MENITINI.COM – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur diarahkan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai contoh kota masa depan yang ramah lingkungan dan rendah emisi karbon. Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi Otorita IKN dengan Pertamina Grup dalam membangun ekosistem energi bersih di kawasan Nusantara.

Kolaborasi ini mencakup wilayah pengembangan IKN yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan, sinergi antara pemerintah dan badan usaha strategis menjadi langkah awal dalam memastikan pembangunan kota hutan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:  Kementerian Lingkungan Hidup Buka Usulan Calon Penerima Penghargaan Kalpataru 2026

Menurut Basuki, keterlibatan Pertamina Grup mencerminkan keseriusan dalam mendorong transisi energi bersih sekaligus menjaga keseimbangan ekologi di kawasan IKN. Selain pengembangan energi rendah karbon, kerja sama ini juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan riset berkelanjutan.

Iklan

BERITA TERKINI

Menteri LH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara, dan jajaran pemerintah daerah berdiskusi saat meninjau operasional pengolahan sampah di TPS Tahura, Denpasar, Bali, Kamis (5/3/2026).

PSEL Membutuhkan Sampah yang Sudah Terpilah

DENPASAR,MENITINI.COM – Teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) membutuhkan pasokan sampah yang sudah terpilah. Tanpa pemilahan, efektivitas pengolahan sampah menjadi energi listrik akan sangat terbatas.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top