Jumat, 12 Juli, 2024
Ilustrasi sampah

Ilustrasi sampah. (Foto: M-011)

DENPASAR, MENITINI.COM – Warga Banjar Kaja, Banjar Celuk, dan Tukad Pulet, Kelurahan Panjer melaksanakan pengumpulan dan penimbangan sampah anorganik yang difasilitasi oleh Bank Sampah Alam Asri dan Bank Sampah Dharma Laksana di Kantor Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Minggu (9/4/2023).

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kelurahan Panjer dan warganya dalam mengimplementasikan Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Lurah Panjer, I Putu Budi Ari Wibawa, mengatakan, Kegiatan pengumpulan sampah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kelurahan Panjer sebagai upaya edukasi kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah yang dihasilkannya sendiri. Sampah yang dikumpulkan dan ditimbang adalah sampah anorganik yang telah dipilah sendiri oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Melestarikan Cagar Budaya dan Mendorong Pertumbuhan, dari Geopark hingga Pasar Ikan Global

“Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan posyandu di masing-masing lingkungan,” ujarnya.

Budi Ari menjelaskan, pihaknya sebelumnya bersama pengurus TPS-3R Paku Sari telah melaksanakan sosialisasi keliling dengan menyasar warga banjar termasuk PKK dan komunitas. Menurut dia, harus diakui, bila melihat secara komprehensif, masyarakat masih banyak yang belum sadar perihal imbauan pemerintah tentang pemilahan sampah di sumber.

Dia pun berharap apa yang sudah dilakukan ini menjadi embrio kesadaran masyarakat agar peduli terhadap lingkungannya. “Sampah-sampah tersebut memiliki nilai ekonomis apabila dapat dikelola yang benar dengan konsep 3R yakni Reuse, Reduce, Recycle. Ini juga merupakan edukasi bahwa mengelola sampah itu tidaklah sulit apabila memiliki niat mulia dan ikhlas untuk menjaga kelestarian lingkungan,” kata Budi Ari. (M-003)

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Selama Gelaran WWF, 250 Ton Sampah di Badung Ditampung di 36 TPS3R dan TPST Mengwitani