JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia (WNI) dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5/2026). Kehadiran Presiden dalam salat berjemaah tersebut menjadi momen hangat bagi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.
Diiringi lantunan takbir, Presiden Prabowo tiba di Wisma Indonesia sekitar pukul 08.40 waktu setempat dan langsung bergabung bersama jemaah untuk mengikuti rangkaian salat Iduladha. Suasana khidmat terasa sejak pagi ketika para WNI dan diaspora mulai memadati lokasi pelaksanaan salat.
Salat Iduladha dipimpin oleh imam sekaligus khatib, Fakhruddin Arrozi, alumni magister Universitas Islam Internasional Islamabad, Pakistan, yang kini mengajar di Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Dalam khotbahnya, Fakhruddin menegaskan bahwa Iduladha tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga nilai kemanusiaan dan sosial. Menurutnya, ibadah kurban menjadi simbol kepatuhan kepada Allah SWT sekaligus pengingat pentingnya berbagi, menjaga identitas keislaman, memperkuat keluarga, dan menjaga persatuan, terutama bagi umat Islam yang hidup di perantauan.
“Kita tidak diperintahkan menyembelih anak-anak kita sebagaimana Nabi Ibrahim AS, akan tetapi kita diperintahkan menyembelih ego kita demi menaati perintah Allah SWT,” ujar Fakhruddin dalam khotbahnya.
Usai salat Iduladha, Presiden Prabowo menyempatkan diri bersilaturahmi dengan para jemaah. Kepala Negara tampak menyapa dan menyalami WNI serta diaspora yang hadir sebelum mengikuti ramah tamah dan makan bersama.
Momen tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara Presiden dengan masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam merayakan Hari Raya Iduladha di tanah rantau. (M-011)
- Editor: Daton









