Menko Marves Pimpin Rakor Persiapan KTT G20 Indonesia

Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan pimpin rapat terbatas persiapan KTT G-20 di Nusa Dua Bali, Selasa (4/10/2022).
Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan pimpin rapat terbatas persiapan KTT G-20 di Nusa Dua Bali, Selasa (4/10/2022). (Foto: M-006)

NUSA DUA, MENITINI.COM-Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan dengan saksama mengikuti rapat terbatas persiapan KTT G-20 di Nusa Dua Bali, Selasa malam (4/10/2022). Setelah melakukan simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan KTT G20 Indonesia Tahun 2022 yang berlangsung di Candi Ballroom Hotel Apurva Kempinski, Bali.

Rapat yang dipimpin Menko Luhut ini membahas isu-isu penting terkait persiapan penyelenggaraan KTT G20. Di antaranya, terkait skenario rencana operasi bandara untuk KTT G20, slot parkir pesawat VVIP, negara yang perlu diberikan privilage untuk parkir di Bandara Ngurah Rai, pengaturan slot-slot waktu pendaratan pesawat VVIP, pemberlakuan partial close dan pengurangan frekuensi penerbangan di Bandara Ngurah Rai dan bandara parkir pesawat, hingga pengaturan jarak dan/atau jeda waktu antar-pesawat.

“Saya minta ini betul-betul dicek. Masalah pesawat ini penting kalau bisa mulai sekarang kita sudah tanya pesawat yang dibawa dari negara-negara yang akan hadir itu apa saja dan jumlahnya berapa supaya kita bisa susun pengaturannya dari sekarang,” kata Menko Luhut dalam paparannya.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Panggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

Selain itu juga dibahas upaya untuk mengurangi load bea cukai, imigrasi, dan karantina (CIQ) on the spot. Dalam hal ini menurut Menko Luhut paspor dan data-data screening perlu dikumpulkan dan diproses terlebih dahulu untuk menangani load secara lancar, juga perlu penguatan jumlah personil dan alat pendukung CIQ. “Nah untuk hal ini saya minta Kemenkeu, Kemenkumham, Kemenkes, semua kita kerja sama betul, bahu-membahu jangan ada saling tunggu,” tegasnya.

Menko Luhut juga menegaskan pentingnya keterlibatan pengemudi lokal pada penyelenggaraan KTT G20, menurutnya pengemudi lokal harus turut merasakan manfaat dari KTT G20. Menko Luhut juga meminta Pemprov Bali untuk bisa membekali kemampuan bagi para pengemudi agar beralih ke kendaraan listrik.

Kemudian untuk mengurangi mobilitas masyarakat pada saat penyelenggaraan KTT G20, Menko Luhut mengatakan perlu kebijakan sekolah daring dan perkantoran Work From Home dari Pemprov Bali. “Pak Gubernur ini dibantu ya untuk kebijakan sekolah daring dan karyawan agar Work Form Home. Saya kira ini tidak ada masalah karena saat Covid kita juga sudah terbiasa dengan daring dan ini sangat membantu untuk penyelenggaraan KTT G20,” ujar Menko Luhut.

BACA JUGA:  Prabowo Bertolak ke Moskow, Bahas Energi hingga Geopolitik dengan Putin

Rakor Persiapan Penyelenggaraan KTT G20 Indonesia dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpareraf) Sandiaga Uno; Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate; Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin; Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly; dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Selain itu juga dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga (K/L) terkait, TNI, Polri, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Bali, dan unsur terkait lainnya. M-006

Iklan

BERITA TERKINI

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyampaikan keterangannya ke awak media usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Presiden Prabowo Panggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

JAKARTA,MENITINI.COM – Prabowo Subianto memanggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/4/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan sejumlah program strategis di bidang ketenagakerjaan, terutama

Jaksa Penuntut Umum, Roy Riady

Nadiem Sakit, Sidang Kasus Chromebook Ditunda Hingga 4 Mei

JAKARTA,MENITINI.COM – Sidang perkara dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kembali mengalami penundaan. Persidangan yang berlangsung

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top