ISIS Bom Gereja di Kongo, Sepuluh Orang Tewas

Ilustrasi ISIS
Ilustrasi ISIS. (Foto: AP/Khalid Mohammed

JAKARTA,MENITINI.COM-Setidaknya 10 orang dikabarkan tewas dalam serangan bom di salah satu gereja di Kongo pada Minggu (15/1/2023). Peristiwa tersebut, kelompok ISIS mengklaim sebagai dalang di balik serangan tersebut.

ISIS menyampaikan klaim itu melalui pernyataan yang mereka sebarkan di Telegram, seoerti yang dilaporkan Reuters.

Pernyataan itu dirilis setelah bom meledak di satu gereja di Pentecostal, Kivu Utara. Juru bicara militer Kongo, Antony Mualushayi, mengatakan 39 orang lainnya juga terluka akibat serangan itu.

Jubir operasi militer di Kongo, Bilal Katamba, menjabarkan bahwa pelaku serangan itu menggunakan peledak IED. “Pelaku menggunakan IED dalam melakukan serangan itu dan kami menduga kelompok ADF [Allied Democratic Forces] berada di balik serangan ini,” katanya, seperti dikutip AFP.

BACA JUGA:  Jelang Natal dan Tahun Baru, Densus 88 Pastikan Tidak Ada Ancaman Teroris

Selama ini, ISIS memang mengklaim ADF sebagai bagian dari afiliasi mereka. ADF merupakan salah satu kelompok paling mematikan di Kongo.

Sejak lama, ADF dituding membunuh ribuan warga sipil Kongo dalam serentetan serangan bom di Uganda. ADF juga dilaporkan pernah menanam bom di kota-kota lainnya, seperti Kivu Utara. (M-003)

  • Editor: Daton