Hari Kanker Sedunia 2022 – Menjembatani Kesenjangan Perawatan Kanker

Hari Kanker Sedunia 2022
  • Kemiskinan dan status sosioekonomi

Selama ini kanker selalu dianggap salah satu penyakit mahal. Kemiskinan sangat membatasi akses ke perawatan kanker yang berkualitas, terutama bagi yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Sebuah riset menunjukkan, di mana pun Anda tinggal, jika Anda didiagnosis kanker stadium lanjut dan memiliki penghasilan rendah dan tidak memiliki jaminan kesehatan, Anda lebih mungkin mengalami kebangkrutan atau meninggal dalam waktu 12 bulan setelah diagnosis kanker. Cukup miris ya.

  • Kesenjangan akses kota-pedesaan
BACA JUGA:  Wamenkes: Pemanfaatan AI di Bidang Kesehatan tak Bisa Sembarangan

Orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan menghadapi lebih banyak hambatabn untuk mendapat perawatan kanker. Kurangnya layanan pencegahan, screening dan pengobatan mengharuskan mereka pergi jauh untuk mengakses sumber daya esensial. Beban keuangan dari perjalanan dan ijin kerja tentu perlu adaptasi jangka panjang. Pasien pedesaan sering baru terdeteksi pada tahap lanjut dan cenderung tidak menerima pengobatan yang tepat,  tindak lanjut atau dimasukkan dalam uji klinis yang mewakili peluang terbaik untuk bertahan hidup.

BACA JUGA:  Safari Kesehatan Badung Peduli Hadir di Gulingan, Warga Nikmati Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial
Iklan

BERITA TERKINI

Pelepasan petugas sensus ekonomi dj Jembrana oleh Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Jumat (12/6/2026).

312 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Sisir Jembrana

JEMBRANA,MENITINI.COM – Sebanyak 312 petugas lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 resmi mulai bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Kegiatan pendataan akan berlangsung selama

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top