Tenggelam saat Bawa 23 Wisman, Kapten Kapal Kebo Iwa Ekpress Diperiksa

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto. (Foto: Menitini/M-011)

DENPASAR,MENITINI.COM-Pasca tenggelamnya kapal Kebo Iwa Express yang mengangkut 23 orang wisatawan mancanegara dari Pelabuhan Maruti, Nusa Penida menuju Pelabuhan Sanur, Denpasar pada Selasa (3/1/2023) lalu, Polda Bali langsung turun melakukan penyelidikan. Teranyar, polisi memeriksa kapten kapal.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi melalui sambungan telepon di Denpasar, Rabu (4/1/2023) mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk menemukan segala fakta terkait kapal Kebo Iwa Express yang mengangkut 23 orang wisatawan mancanegara pada Selasa (3/1).

“Kapten kapal diperiksa untuk memberikan penjelasan terkait kejadian tenggelamnya kapal. Bagaimana persisnya kondisi kapal sebelum jalan, yang pada satu sisi tidak ada korban,” kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan awal, dari keterangan kapten kapal dan pihak operasional kapal, pihaknya mendapatkan informasi bahwa sebelum melakukan perjalanan, kapal tersebut dinyatakan layak untuk dioperasikan mengangkut wisatawan dari Pelabuhan Sanur, Denpasar menuju Pelabuhan Maruti, Nusa Penida, Klungkung sebagaimana kapal-kapal lain yang dioperasikan pada saat itu.

“Sebelum jalan kapal itu dipastikan layak jalan karena diijinkan untuk berangkat. Diduga bocornya itu, dalam perjalanan dari Nusa Penida menuju Pelabuhan Sanur. Saat pulang kapal tersebut masih layak digunakan. Diduga setelah beberapa saat setelah itu (berangkat dari Pelabuhan Maruti, Nusa Penida), barulah kejadian bocor entah kena karang atau apa,” kata dia.

BACA JUGA:  Fakta Sidang Dugaan Korupsi Chromebook Kemendikbudristek, Saham Nadiem Disebut Melonjak

Selain meminta penjelasan terkait kondisi kapal, polisi juga memeriksa terkait fasilitas dan kapasitas muatan kapal. Dari keterangan para saksi, polisi tidak menemukan adanya kelalaian dari kapten kapal dan manajemen untuk mengangkut penumpang melebihi kapasitas maksimal. “Tidak ada kelebihan beban karena masih dalam taraf normal dengan jumlah penumpang 28 orang,” kata Satake Bayu.

Mulai sejak pagi tadi, personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali melakukan penyisiran dan pencarian barang-barang milik wisatawan mancanegara yang mungkin bisa diselamatkan di sekitar lokasi tenggelamnya Kapal Kebo Iwa Express.

Untuk kapal Kebo Iwa Express sendiri kata Satake Bayu, tenggelam pada Selasa (3/1) sekitar pukul 16.50 Wita, sementara 23 wisatawan telah dievakuasi dengan kondisi mengalami luka ringan. Sebelumnya, Kapal cepat Kebo Iwa Express yang hendak pulang menuju Pelabuhan Sanur, Denpasar mengalami kebocoran setelah 20 menit berangkat dari Pelabuhan Maruti, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Sebanyak 23 orang wisatawan yang menumpang kapal tersebut berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh sejumlah ABK kapal lain yang saat itu melintas di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Banjir Bandang Desa Banjar Buleleng: 1 Tewas, 3 Warga Masih Hilang, BPBD Lakukan Pencarian

Korban pun dibawa ke Kantor Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali untuk mendapatkan perawatan medis.

Menanggapi fenomena tersebut, Kabid Humas Polda Bali mengimbau kepada semua pengusaha usaha jasa perjalanan wisata khususnya kapal cepat agar selalu memeriksa dan memenuhi standar kelayakan kapal sebelum beroperasi untuk menghindari adanya bahaya dalam perjalanan. “Kapal harus dilengkapi pelampung atau rompi keselamatan bagi para penumpang,” kata dia.

Selain itu, pengetahuan dan informasi terkini terkait himbauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat harus selalu dipantau untuk mencegah adanya cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali. (M-011)

Editor: Daton

Iklan

BERITA TERKINI

Walikota Ambon, Drs. Bodewin M Wattimena, M.Si.

17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon

AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon menetapkan 17 program prioritas pembangunan sebagai fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Program ini dijalankan sebagai bagian dari arah

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top