Pemprov Maluku Perkuat Peran Gereja dalam Pembangunan Sosial dan Moral Masyarakat

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu penjuru pembangunan gedung Pastori I Jemaat GPM Imanuel, Karang Panjang, Ambon.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu penjuru pembangunan gedung Pastori I Jemaat GPM Imanuel, Karang Panjang, Ambon.
AMBON, MENITINI.COM – Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan pembinaan moral masyarakat. Khususnya dalam pembangunan manusia yang berdasarkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan dan pelayanan.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyatakan bahwa gereja memiliki posisi penting tidak hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai persaudaraan, toleransi, serta stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan gereja perlu terus ditingkatkan guna menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk kemiskinan, konflik sosial, dan degradasi moral generasi muda.
“Gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang memiliki peran besar dalam menciptakan masyarakat yang damai dan berkarakter,” ujar Gubernur Maluku saat hadir ibadah Minggu, sekaligus prosesi peletakan batu penjuru pembangunan gedung Pastori I Jemaat GPM Imanuel Karang Panjang Ambon, Minggu (3/5/3026).
Dalam upaya tersebut, Pemprov Maluku mendorong keterlibatan aktif gereja dalam program-program pemberdayaan masyarakat, pendidikan karakter, serta pelayanan sosial.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput, terutama di wilayah-wilayah terpencil di Maluku.
Selain itu, pemerintah juga mengajak seluruh pimpinan gereja untuk terus memperkuat semangat persatuan dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Maluku yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan nilai-nilai pela gandong yang kuat.
Perwakilan gereja menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan pemerintah.
Mereka menilai bahwa kerja sama ini menjadi peluang untuk memperluas pelayanan gereja tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
Dengan penguatan peran gereja, diharapkan pembangunan di Maluku tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral masyarakat yang menjadi fondasi utama kemajuan daerah. (M-009)
  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top