Muhadjir Effendy: Beras Bansos Dikubur di Depok karena Terjadi Kerusakan

Foto Dokumen: Menko PMK Muhajir Effendi bersama sejumlah pejabat lainnya meninjau pameran ADEXCO di Nusa Dua Bali, Senin (23/5/2022). Foto: M-006)
Foto Dokumen: Menko PMK Muhajir Effendi bersama sejumlah pejabat lainnya meninjau pameran ADEXCO di Nusa Dua Bali, Senin (23/5/2022). Foto: M-006)

JAKARTA,MENITINI.COM-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menanggapi terkait temuan beras bantuan sosial (Bansos) Presiden Joko Widodo yang ditimbun di tanah di kawasan Depok, Jawa Barat. Menurutnya, beras tersebut dikubur karena terjadi kerusakan.

“Ini tidak ada kerugian negara dan beras tersebut dikubur karena terjadi kerusakan,” katanya dikutip Republika.co.id Kamis (4/8/2022).
Ia melanjutkan, beras rusak itu memang tidak boleh dibagikan kepada masyarakat. Saat ini pun, penyelidikan masih berlanjut yang dilakukan oleh Polri, Irjen Kemensos dan Deputi 1 Kemenko PMK.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Bonus Hari Raya Ojol, Pengumuman Bersamaan dengan THR Pekerja

“Jadi, penyelidikan ini masih berlanjut dan kita lihat nanti hasilnya,” kata dia. Satgas Pangan Polri turun tangan mengusut kasus beras bansos yang dikubur di lahan parkir JNE di Kelurahan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Satgas Pangan Polri sudah melakukan pengecekan tempat penemuan kuburan bansos tersebut.

“Kita kan Satgas Pangan bisa masuk ke mana saja. Artinya, kita membantu Polda Metro,” tegas Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Whisnu Hermawan kepada awak media, Selasa (2/8/2022).

BACA JUGA:  Prabowo Kumpulkan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas Strategi Indonesia di Tengah Perang Iran dan Mandat Dewan Perdamaian Gaza

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyampaikan, kasus beras bansos yang dikubur di Depok tersebut ditangani oleh Diskrimsus Polda Metro Jaya. Nantinya, penyidik mencari apakah dalam kasus itu ada unsur tindak pidananya atau tidak.
“Apakah betul ada unsur pidananya dan sebagainya sehingga dibentuklah tim yang lebih besar di Polda dengan dipimpin oleh Dirkrimsus,” kata Zulpan.

Sumber: Republika.co.id

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top