logo-menitini

Modus Penipuan Pencet ‘Like’, Polri Tangkap WN Cina di Abu Dhabi

tersangka penipuan pencet like
Tersangka penipuan 'Pencet Like" saat dimankan Kepolisian. (Foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA,MENITINI.COM-Seorang WN Cina ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berinisial SZ karena diduga melakukan penipuan online scam. Dikatakan sebanyak 800 orang Indonesia menjadi korban penipuan ini dengan kerugian hingga ratusan miliar rupiah.

Penangkapan SZ merupakan hasil pengembangan dari tersangka yang sebelumnya sudah ditangkap. Dia merupakan aktor intelektual atau bos dari para tersangka lainya, kata Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni.

BACA JUGA:  Satgas PKH Perkuat Penertiban Kawasan Hutan di 2026, Amankan Jutaan Hektare Lahan dan Triliunan Rupiah untuk Negara

“Korban kurang lebih 800 orang, kerugian ratusan miliar,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (29/6/2024).

Kata Dani, tersangka SZ tidak hanya melakukan penipuan online, namun juga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang korbannya berasal dari berbagai negara. “Jaringan internasional scam lowongan kerja seperti harus like atau subscribe suatu konten,” sebutnya.

Namun pihaknya masih belum bisa membeberkan kasus tersebut dengan rinci karena masih menelusuri kemungkinan ada tersangka lain.

BACA JUGA:  JPU Ungkap Bukti Kerja Sama Terdakwa dalam Perintangan Penyidikan Kasus Besar

Menjadi DPO

SZ segelumnya telah ditetapkan ke dalam Daftar Pencariaj Orang (DPO) dan telah menjadi subjek red notice Interpol. Kemudian, ia berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Kemudian diserahkan oleh pihak NCB Interpol Abu Dhabi dan telah tiba di Indonesia pada Kamis (27/6). (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>