MDA Bali Minta Wisatawan Diberi Edukasi sebelum Berkunjung ke Tempat Suci

Wakil Ketua MDA Provinsi Bali I Gusti Made Ngurah. (foto: IST)

DENPASAR,MENITINI.COM-Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali meminta pengelola objek dan pemandu wisata untuk mengedukasi wisatawan sebelum berkunjung ke berbagai tempat suci di Bali.
Dikutip dari Antaranews Senin (09/05/2022), Wakil Ketua MDA Provinsi Bali I Gusti Made Ngurah membenarkan tindakan mendeportasi WNA yang membuat foto tanpa busana di pohon yang disucikan oleh Krama Desa Adat Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan. Hal tersebut katanya untuk memberikan efek jera kepada wisatawan yang berbuat tidak etis di Bali dan harus dijadikan pembelajaran oleh semua pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Perempuan Indonesia Bangun Kemandirian Ekonomi dari Rumah Lewat Airbnb

Termasuk biro perjalanan dan pemandu wisata, pengelola objek wisata, pemerintah yang membidangi kepariwisataan, hingga pemerintah desa dan desa adat.

“Kasus ini menjadi momentum untuk kita semua, khususnya pelaku pariwisata dan pemerintah untuk hadir di tengah- tengah wisatawan yang datang ke Bali dengan memberikan informasi yang akurat,” ujar Gusti Ngurah seperti dikutip Antaranews.

BACA JUGA:  Promo Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri 1447 H, Hotel di Kawasan ITDC Tawarkan Paket Iftar hingga Nyepi Retreat
Iklan

BERITA TERKINI

Ilustrasi Hari Raya Nyepi

Viral Hina Nyepi, WNA Swiss Ditahan Polda Bali

DENPASAR,MENITINI.COM – Unggahan bernada penghinaan terhadap Hari Raya Nyepi di media sosial berujung hukum. Seorang warga negara asing asal Swiss berinisial LAZ kini resmi ditetapkan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top