Hari Ke-7 Pencarian, 7 Penumpang Speedboat Tenggelam di Pulau Dai MBD Belum Ditemukan

Tim Basarnas terus melakukan pencarian di lokasi kejadian dan sekitarnya.
Tim Basarnas terus melakukan pencarian di lokasi kejadian dan sekitarnya.
AMBON, MENITINI.COM – Memasuki hari ketujuh pencarian korban tenggelamnya sebuah speedboat di perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), tim gabungan hingga kini belum berhasil menemukan tujuh penumpang yang dinyatakan hilang.
Operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta masyarakat setempat terus dilakukan dengan menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian. Namun, cuaca yang tidak menentu serta kondisi gelombang yang cukup tinggi menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan memperluas radius penyisiran hingga beberapa mil laut dari titik awal kejadian. Selain menggunakan perahu karet dan kapal patroli, tim juga mengandalkan informasi dari nelayan setempat untuk membantu pelacakan.
“Memasuki hari ketujuh, kami masih terus berupaya maksimal. Area pencarian sudah diperluas, namun korban belum ditemukan. Kami tetap berharap ada tanda-tanda yang bisa mengarah pada keberadaan para korban,” kata Arafah kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan menyisir perairan Pulau Dai dan sekitarnya. Namun, belum ada tanda-tanda ditemukannya korban.
“Sampai sore ini operasi pencarian terhadap tujuh korban hilang masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan,” ucapnya.
Adapun operasi pencarian melibatkan berbagai unsur. Ada dari personel SAR Ambon dan Pos SAR Saumlaki, Personel Polairud Polda Maluku, personel TNI AL,  BPBD Maluku Barat Daya, Koramil dan Polsek Tepa, Camat Babar Barat, Syahbandar Tepa, petugas medis, Kepala Desa Sinairusi dan masyarakat.
Sedangkan armada yang yang digunakan tim SAR gabungan untuk mencari para korban yakni Kapal KP XVI-2006 milik Direktorat Polairud Polda Maluku dan sejumlah speedboat dan longboat milik warga.
Menurut Arafah, dalam operasi pencarian hari kejutuh ini, tim SAR gabungan terus memperluas operasi pencarian dengan mengikuti arah angin dan juga pergerakan arus.
Namun, hingga kini tak ada tanda-tanda para korban akan ditemukan.
“Iya kita terus memperluas operasi pencarian dengan mengikuti arah angin, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda para korban akan ditemukan,” ujarnya.
Arafah mengungkapkan, operasi pencarian para korban tidak berlangsung mulus karena kondisi cuaca di lapangan yang tidak bersahabat.
“Tantangannya itu cuaca kurang baik, angin cukup kencang dan gelombang mencapai ketinggian hingga 2,5 meter,” sebutnya.
Ia menambahkan, setelah operasi pencarian hari ini selesai, seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi pencarian akan melakukan evaluasi bersama para keluarga korban untuk memutuskan apakah pencarian akan dilanjutkan ataukah tidak.
“Sementara tim masih di lapangan, nanti setelah kembali sebentar akan dilakukan evaluasi baru diputuskan apakah pencarian akan dilanjutkan atau tidak,” ujarnya.
Sebelumnya, sebuah speedboat yang mengangkut 10 orang penumpang tenggelam usai dihantam cuaca buruk dan gelombang tinggi saat melintas di peraiaran Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya, pada Kamis (11/6/2026).
Dalam peristiwa nahas itu, dua orang ditemukan selamat setelah berenang menuju tepian pantai, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara tujuh penumpang lainnya belum ditemukan.
Keluarga korban yang berada di lokasi pencarian masih terus menanti dengan penuh harap. Suasana haru dan doa terus mengiringi proses pencarian yang tak kunjung membuahkan hasil.
Pemerintah daerah setempat juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna transportasi laut, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Maluku Barat Daya.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR memastikan akan tetap melanjutkan upaya pencarian sesuai prosedur yang berlaku. (M-009)
  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Kapolda Maluku: Konflik Turun Drastis, Peran Pers Kunci Jaga Stabilitas
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top