INISIATOR: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Tunjukkan Kepemimpinan Visioner dan Responsif

Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming memimpin Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka memperingati satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025.
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming memimpin Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka memperingati satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)

JAKARTA, MENITINI.COM – Lembaga Survei Opini Publik INISIATOR menilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan arah kepemimpinan yang visioner, tegas, dan fokus pada hasil konkret. Berbagai capaian strategis di bidang hukum, pendidikan, dan ekonomi dinilai menjadi bukti komitmen Presiden dalam membawa energi baru bagi tata kelola pemerintahan.

Direktur Eksekutif INISIATOR, Yakub F. Ismail, mengatakan meski satu tahun bukan waktu ideal untuk mengukur kinerja pemerintahan secara menyeluruh, sejumlah pencapaian penting layak dijadikan tolok ukur.

“Selama satu tahun ini, kita bisa saksikan komitmen Presiden Prabowo membawa energi baru dalam tata kelola pemerintahan. Pendekatannya tegas dan proporsional, serta selalu mengedepankan kesejahteraan rakyat,” ujar Yakub dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Menurut Yakub, gaya kepemimpinan Prabowo yang lugas dan cepat dalam mengambil keputusan menjadi hal yang paling berkesan di mata publik. Ia menilai berbagai kebijakan strategis yang dikeluarkan Presiden konsisten dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:  Survei DEN: Program MBG Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Ekonomi Tetap Stabil, Investasi dan Lapangan Kerja Meningkat

Dalam bidang ekonomi, INISIATOR mencatat stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional masih terjaga di kisaran 5 persen. Walau belum mencapai target 8 persen seperti dijanjikan, kinerja pemerintah dinilai positif di tengah dinamika global.

Kebijakan diversifikasi ekonomi, seperti penguatan sektor pangan, hilirisasi sumber daya alam, serta peningkatan industri nasional mulai menunjukkan hasil. Realisasi investasi periode Januari–September 2025 mencapai Rp1.434 triliun, meningkat 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menciptakan 1,9 juta lapangan pekerjaan.

Pemerintah juga menaikkan upah minimum provinsi sebesar 6,5 persen, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan ini turut memberi dampak positif bagi pekerja sektor informal, termasuk jutaan pengemudi ojek daring yang untuk pertama kalinya menerima bonus Hari Raya.

Pangan dan Pendidikan Jadi Fokus Pembangunan

Di sektor pangan, pemerintah berhasil mendorong peningkatan produksi beras hingga cadangan nasional mencapai 4,2–4,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, Indonesia juga mencatat surplus produksi jagung dan untuk pertama kalinya mengekspor jagung ke Malaysia pada pertengahan 2025.

BACA JUGA:  Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub

Sementara dalam bidang pendidikan, INISIATOR menilai kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu terobosan penting. Program ini dijalankan secara bertahap untuk menjangkau 82 juta penerima di seluruh Indonesia.

Presiden juga dinilai berhasil mendorong digitalisasi pendidikan dan penguatan pendidikan karakter, dengan fokus pada peningkatan kualitas guru dan akses teknologi di sekolah.

“Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan adalah bentuk nyata pemerataan akses dan inovasi yang membuka peluang bagi pelajar di daerah tertinggal,” ujar Yakub.

Penegakan Hukum Makin Kuat, Korupsi Diberantas Tegas

INISIATOR juga menyoroti bidang hukum yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan. Pemerintahan Prabowo dinilai tegas dalam pemberantasan korupsi melalui kolaborasi efektif dengan Kejaksaan Agung.

Sepanjang satu tahun terakhir, Kejagung berhasil mengembalikan triliunan rupiah kerugian negara dari berbagai kasus korupsi. Keberhasilan ini, menurut Yakub, meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Prabowo Minta Rosan Buka Data Positif Investasi ke Publik

JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan secara terbuka kepada

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top