Indonesia Luncurkan Komisi Lancet Pertama, Susun Arah Sistem Kesehatan Menuju 2045

Kemenkes RI mendukung peluncuran The Lancet Regional Health – Western Pacific Commission on Reimagining Healthcare in Indonesia for 2045.
Kemenkes RI mendukung peluncuran The Lancet Regional Health – Western Pacific Commission on Reimagining Healthcare in Indonesia for 2045. (Foto: Kemenkes)

JAKARTA,MENITINI.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendukung peluncuran The Lancet Regional Health – Western Pacific Commission on Reimagining Healthcare in Indonesia for 2045 sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi sistem kesehatan nasional berbasis bukti ilmiah. Inisiatif ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan jangka panjang untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan menuju Indonesia Emas 2045.

Peluncuran komisi tersebut digelar di Auditorium J. Leimena, Kementerian Kesehatan, Jakarta. Momentum ini menjadi catatan penting karena untuk pertama kalinya sebuah komisi jurnal Lancet diprakarsai dan dipimpin bersama oleh para ilmuwan serta pakar kesehatan asal Indonesia.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya komisi tersebut. Menurutnya, keterlibatan ilmuwan Indonesia dalam memimpin komisi jurnal kesehatan bergengsi dunia menunjukkan semakin kuatnya ekosistem riset kesehatan nasional.

“Kita patut bangga bahwa Indonesia kini melahirkan komisi jurnal Lancet pertama yang dipimpin putra-putri bangsa. Ini menunjukkan kematangan ekosistem riset kita, dan pemerintah menyambut serta mengajak seluruh mitra untuk bersama mewujudkan visi kesehatan 2045,” ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang sehat menjadi fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sekaligus membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap).

BACA JUGA:  Mengelola Empty Nest Syndrome, Orang Tua Perlu Siapkan Kesehatan Mental hingga Finansial

Menurutnya, peluang yang muncul selama periode bonus demografi pada 2030–2035 harus dimanfaatkan secara optimal melalui kebijakan yang didasarkan pada data dan bukti ilmiah yang kuat.

“Tidak mungkin kita menghasilkan masyarakat yang produktif dan berpendapatan tinggi jika mereka tidak pintar dan tidak sehat. Karena itu, tugas Kementerian Kesehatan adalah membangun manusia Indonesia yang sehat sejak dalam kandungan hingga usia lanjut,” katanya.

Pemerintah sendiri menargetkan peningkatan angka harapan hidup menjadi 76 tahun dan harapan hidup sehat mencapai 65 tahun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Target tersebut akan didukung melalui penguatan enam pilar transformasi kesehatan yang saat ini tengah dijalankan.

Sementara itu, Founding Co-Chair Komisi Lancet Regional Health – Western Pacific, Sandersan Onie, mengatakan komisi ini bertujuan memastikan berbagai realitas dan keberhasilan sistem kesehatan di daerah-daerah Indonesia terdokumentasi serta mendapat pengakuan di tingkat global.

“Komisi ini pada akhirnya tentang satu hal: memastikan masyarakat termiskin, terpencil, dan paling terpinggirkan di negeri ini dapat menjangkau layanan kesehatan yang bermutu dan bermartabat pada 2045,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wamenkes: Pemanfaatan AI di Bidang Kesehatan tak Bisa Sembarangan

Dukungan juga datang dari Editor-in-Chief The Lancet Regional Health – Western Pacific, Jie Cai. Ia menilai Indonesia menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam menentukan arah masa depan sistem kesehatannya melalui pendekatan berbasis riset.

Menurut Jie Cai, komisi tersebut akan menggabungkan keahlian nasional dan internasional guna menghasilkan rekomendasi yang mampu mendorong lahirnya kebijakan kesehatan yang lebih adil dan inklusif.

Kementerian Kesehatan berharap hasil kerja Komisi Lancet dapat menjadi landasan bagi berbagai pemangku kepentingan untuk mendesain ulang sistem kesehatan Indonesia yang lebih merata, berkualitas, dan menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terluar sebagai bagian dari persiapan menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top