Belgia Ditahan Iran, Kartu Merah Nathan Ngoy Warnai Laga Sengit Grup G

Iran vs Belgia
(Tangkapan kayar kanal Youtube: FolaPlay)

DENPASAR,MENITINI.COM – Timnas Belgia kembali belum mampu meraih kemenangan di Grup G Piala Dunia 2026 setelah harus puas bermain imbang 0-0 melawan Iran pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (22/6).

Hasil tersebut membuat persaingan di Grup G semakin ketat. Iran untuk sementara memuncaki klasemen dengan dua poin, unggul selisih gol atas Belgia yang juga mengoleksi dua angka dari dua pertandingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan bola. Skuad asuhan Rudi Garcia terus menekan pertahanan Iran melalui aliran bola yang dikomandoi Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans.

Meski lebih banyak berada di bawah tekanan, Iran sempat membuat pendukung Belgia terdiam pada menit ke-25. Mehdi Taremi berhasil menjebol gawang Thibaut Courtois setelah menerima umpan dari Ehsan Hajsafi dan menuntaskan peluang dengan tenang.

BACA JUGA:  Meksiko dan Korea Selatan Kuasai Grup A, Duel Pemuncak Klasemen jadi Penentu

Namun, kegembiraan Iran tidak berlangsung lama. Setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dibatalkan karena Taremi lebih dahulu terjebak offside.

Belgia terus berupaya mencari celah di lini pertahanan Iran yang tampil disiplin. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi kiper Alireza Beiranvand tampil sigap mengamankan gawangnya sehingga skor tanpa gol bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Belgia kembali mengambil inisiatif menyerang. Rudi Garcia mencoba menambah daya gedor timnya dengan memasukkan Dodi Lukebakio dan Hans Vanaken.

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-66 ketika Belgia kehilangan satu pemain. Nathan Ngoy diganjar kartu merah setelah melanggar Taremi yang berhasil merebut bola dan berpeluang melaju sendirian menghadapi Courtois.

BACA JUGA:  AS Melaju ke 32 Besar, Australia Takluk 0-2 di Seattle

Keunggulan jumlah pemain membuat Iran tampil lebih percaya diri. Beberapa kali serangan mereka mampu merepotkan lini belakang Belgia, namun Courtois tampil solid di bawah mistar dan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.

Di sisi lain, Beiranvand menjadi sosok penting bagi Iran sepanjang pertandingan. Penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut melakukan tujuh penyelamatan krusial untuk meredam tekanan Belgia dan memastikan timnya membawa pulang satu poin berharga dari laga yang berlangsung ketat hingga akhir. (M-011)

  • Editor: Bay
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top