Tumbuhkan Kemandirian, Rutan Ambon Bekali WBP Lewat Budidaya Terong

Warga Binaan pemasyarakatan (WBP) Kelas IIA Ambon, diberikan ketrampilan bercocok tanam.
Warga Binaan pemasyarakatan (WBP) Kelas IIA Ambon, diberikan ketrampilan bercocok tanam. (Foto: Antara)
AMBON, MENITINI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar memiliki keterampilan produktif.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui program pembinaan kemandirian berupa budidaya tanaman terong di lingkungan rutan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek mental dan spiritual, tetapi juga pada peningkatan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan WBP setelah bebas nanti.
Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di dalam rutan, para WBP dilibatkan langsung dalam proses bercocok tanam, mulai dari pengolahan tanah, penanaman bibit, hingga perawatan dan panen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon Jefry Persulessy menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta kemandirian para WBP. Selain itu, keterampilan bercocok tanam diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mereka saat kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin membentuk WBP yang tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki kemampuan dan kesiapan untuk hidup mandiri setelah bebas,” ujar Persulessy, Sabtu, (20/6/2026).
Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja Rutan Ambon Ode Ena juga mengatakan bahwa, perkembangan tanaman terus dipantau oleh petugas bersama warga binaan yang tergabung dalam kelompok tani.
“Kami terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kegiatan pertanian ini. Warga binaan diberikan pemahaman mulai dari proses penanaman, perawatan hingga masa panen. Harapannya, mereka tidak hanya memperoleh hasil pertanian, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal usaha setelah kembali ke masyarakat,” kata Ode Ena.
Rutan Kelas IIA Ambon berharap program budidaya terong dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan sehingga mereka memiliki keterampilan, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Rutan Ambon dalam mendukung pembinaan berkelanjutan yang sejalan dengan semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.
Para WBP yang terlibat dalam kegiatan ini menyambut baik program tersebut. Mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru serta merasa lebih produktif selama menjalani masa pembinaan.
Hasil dari budidaya terong ini nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di dalam rutan, dan sebagian lainnya berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomi.
Dengan adanya program pembinaan kemandirian ini, Rutan Ambon berharap para WBP dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa hukuman. (M-009)
  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Hari Ke-7 Pencarian, 7 Penumpang Speedboat Tenggelam di Pulau Dai MBD Belum Ditemukan
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top