Ferdy Sambo Menangis di Pelukan Kapolda Metro Jaya

ferdy sambo
(Foto: Dokumen Istimewa)

JAKARTA,MENITINI.COM– Kepala Divisi Bidang Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo menangis di pelukan Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Dilansir CNN Indonesia, momen tersebut terjadi saat Fadil mendatangi ruang kerja Sambo di Mabes Polri.
Momen itu terekam video yang beredar di media sosial. Fadil yang memasuki ruangan langsung disambut Sambo. Keduanya lantas berjabat tangan dan berpelukan.

Saat berpelukan wajah Sambo terlihat tersedu. Fadil lantas memeluk Sambo dengan kedua tangannya dan menepuk punggung jenderal Polri bintang dua itu. Fadil juga mencium kening Sambo dan kembali memeluknya erat.

Sejumlah media memberitakan pertemuan Fadil dan Sambo terjadi 13 Juli.Fadil membenarkan momen pertemuan dengan Sambo.

“Saya memberikan support pada adik saya Sambo, agar tegar menghadapi cobaan ini. Ini tidak mudah dan dapat menimpa siapa saja,” kata Fadil saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/7), dikutip CNN Indonesia.

BACA JUGA:  Penyidik Kejagung Sita 47 Bangunan, Alat Berat, hingga 60 Ribu MT Batubara Terkait Kasus Tambang Ilegal PT AKT

Ferdy Sambo jadi sorotan publik setelah peristiwa penembakan di kediamannya di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) lalu. Dalam peristiwa itu Brigadir J dan Bharada E disebut terlibat baku tembak. Brigadir J tewas.

Versi sementara dari polisi, baku tembak terjadi karena Brigadir J melecehkan istri Ferdy Sambo. Sebelum baku tembak Brigadir J disebut memasuki kamar istri Sambo dan berusaha melakukan pelecehan.

Masih versi polisi, Istri Sambo yang menyadari pelecehan itu kemudian menegur Brigadir J namun dibalas dengan bentakan dan todongan pistol. Istri Sambo berteriak, membuat Bharada E bergegas mengecek.

BACA JUGA:  Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Serah Terimakan 4 Kapal BMN yang Berasal dari BRN Kepada KKP

Namun saat ditanya oleh Bharada E, Brigadir J disebut melepaskan tembakan sehingga terjadi aksi saling tembak yang berujung tewasnya Brigadir J.

Ferdy Sambo disebut tidak ada di rumah saat peristiwa terjadi. Kasus ini juga baru diungkap polisi tiga hari kemudian atau Senin (11/7).

Pihak keluarga Brigadir J tak terima dengan cerita versi polisi. Keluarga mengendus kejanggalan dalam kasus ini karena menemukan banyak luka sayat di tubuh dan wajah Brigadir J.

Keluarga juga mempersoalkan CCTV yang tak diungkap ke publik. Versi polisi, CCTV di rumah Ferdy Sambo rusak sejak lama. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini.

Sumber: CNN Indonesia

Iklan

BERITA TERKINI

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyampaikan keterangannya ke awak media usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Presiden Prabowo Panggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

JAKARTA,MENITINI.COM – Prabowo Subianto memanggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/4/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan sejumlah program strategis di bidang ketenagakerjaan, terutama

Jaksa Penuntut Umum, Roy Riady

Nadiem Sakit, Sidang Kasus Chromebook Ditunda Hingga 4 Mei

JAKARTA,MENITINI.COM – Sidang perkara dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kembali mengalami penundaan. Persidangan yang berlangsung

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top