logo-menitini

Enam Jenderal Ditangkap Unit Anti-Korupsi Peru

Presiden Peru, Pedro Castillo.
Presiden Peru, Pedro Castillo. (Foto: AFP/Janine Costa)

JAKARTA,MENITINI.COM-Diduga menaikkan jabatan perwira polisi dan militer secara ilegal, enam orang jenderal ditahan oleh unit anti-korupsi kantor kejaksaan agung Peru dalam penyelidikan terhadap pemerintah Presiden Pedro Castillo yang sudah turun.

Unit anti-korupsi mengatakan polisi juga menyita “dokumen dan perangkat” selama penggeledahan di rumah mantan Menteri Pertahanan Walter Ayala. Castillo ditahan pada awal bulan ini usai diturunkan parlemen lewat pemungutan suara karena mencoba membubarkan Kongres dengan ilegal. Ia sedang diselidiki atas dugaan menjual pengaruh.

BACA JUGA:  Indonesia - Australia Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Prabowo: Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Castillo menghadapi enam dakwaan korupsi, ia membantah semua dakwaan tersebut. “Melalui intervensi ini, enam orang yang diselidiki ditahan, prosesnya termasuk 26 penggerebekan di seluruh negeri,” kata kantor jaksa agung di Twitter, Senin (26/12/2022). Castillo akan menjalani tahanan pra-sidang selama 48 bulan selama ia diselidiki atas dakwaan “pemberontakan.”

BACA JUGA:  Indonesia - Australia Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Prabowo: Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Kantor jaksa agung mengatakan para jenderal yang ditahan diselidiki atas “dugaan membayar untuk menaikan pangkat mereka pada tahun 2021 dengan otoritas mantan Presiden Pedro Castillo.”

Mantan Menteri Pertahanan Ayala mengkritik penggeledahan di rumahnya dan penangkapan para jenderal. “Ini tidak diperlukan, karena mereka tidak menemukan apapun, penyelidikan ini berusia satu tahun, ini pertunjukan,” katanya. (M-003)

Sumber: Reuters

Editor: Daton

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>