Calon Putri Indonesia Asal Bali Usung Misi Edukasi dan Pemberdayaan Perempuan

Laksmi Deneefe Suardana
Laksmi Deneefe Suardana, calon Putri Indonesia asal Ubud Bali. (MENITINI/Isitimewa)


“Tantangan umum, saat covid-19 adalah ketidakpastian tapi saya selalu mencoba berpikir positif dan memanfaatkan situasi sebaik mungkin. Contohnya mempersiapkan, fisik jika tidak bisa olahraga di gym saya akan olahraga di rumah atau outdoor, saya harap semua berjalan lancar sampai final nanti, ” ujarnya. 


Laksmi juga mengapresiasi kinerja Yayasan Putri Indonesia (YPI) dan panitia PPI yang menyelenggarakan ajang ini secara daring ditengah pandemi Covid-19. Penyelenggara menyesuaikan dengan perkembangan digital di dunia saat ini. 

BACA JUGA:  Prabowo Groudbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II, Dorong Industri Bernilai Tambah Nasional


“Pandemi ini juga memberikan peluanguntuk Yayasan dan PPI untuk menggunakan digital dan sosial media, karena dunia kita sekarang sangat digital,” ujarnya. Ia mengatakan, 3 B yaitu Beauty, Brain, dan Behavior adalah kriteria Yayasan dan PPI dalam memilih putri-putri terbaiknya. Laksmi percaya diri dan optimistis memiliki kriteria tersebut dan beberapa pengalaman unik yang bisa menjadi referensi para juri memilihnya. 

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH, Tegaskan Komitmen Lindungi Aset Negara


“Saya adalah orang yang sangat optimis karena optimisme adalah salah satu nilai hidup, yang sangat penting untuk saya jadi, saya harap untuk juri pemilihan, juga melihat sesuatu yang spesial dalam diri saya selain 3 B tersebut,” jelasnya. 

Iklan

BERITA TERKINI

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyampaikan keterangannya ke awak media usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Presiden Prabowo Panggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

JAKARTA,MENITINI.COM – Prabowo Subianto memanggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/4/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan sejumlah program strategis di bidang ketenagakerjaan, terutama

Jaksa Penuntut Umum, Roy Riady

Nadiem Sakit, Sidang Kasus Chromebook Ditunda Hingga 4 Mei

JAKARTA,MENITINI.COM – Sidang perkara dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kembali mengalami penundaan. Persidangan yang berlangsung

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top