TABANAN,MENITINI.COM – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya resmi mengukuhkan tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) hasil seleksi terbuka yang telah bergulir sejak Maret 2026. Prosesi pelantikan berlangsung pada Rabu (29/4/2026), bertepatan sehari setelah Hari Anggar Kasih Kulantir, dan dilaksanakan secara hybrid.
Adapun tiga pejabat yang dilantik yakni I Gede Ketut Suyana Putra sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, I Gede Nengah Sugiarta sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, serta Gde Made Partana sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Selain pengisian jabatan pimpinan tinggi, Bupati Sanjaya juga melantik 13 pejabat administrator dan 5 pejabat pengawas melalui mekanisme rotasi dan promosi. Sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian, di antaranya Camat Tabanan yang kini dijabat I Gusti Kade Dwipayana, Camat Pupuan oleh I Ketut Japa Stiawan, serta Camat Marga oleh I Gede Putu Adhi Putra Adiksa.
Dalam arahannya, Sanjaya menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka sesuai ketentuan. Ia menilai mereka merupakan sumber daya terbaik yang diharapkan mampu mendorong perubahan positif di lingkungan pemerintahan.
“Jabatan yang saudara emban bukan didapatkan secara instan. Untuk itu, saya minta agar berkomitmen melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi di tempat kerja baru, sekaligus mendorong peningkatan kinerja melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pola kerja yang terkotak-kotak harus ditinggalkan demi pelayanan publik yang lebih optimal.
“Jangan jadi birokrasi yang ego sektoral. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa diperintah, dan bertanggung jawab tanpa harus diminta,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala dengan menitikberatkan pada capaian hasil. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas serta loyalitas sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah jabatan.
Sementara itu, satu jabatan JPT lainnya, yakni Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan, belum dapat diisi. Kepala BKPSDM Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa, menjelaskan bahwa posisi tersebut masih dalam proses administrasi lanjutan di Badan Kepegawaian Negara.
Ia menyebutkan, jabatan Sekretaris DPRD memiliki karakteristik khusus sehingga memerlukan persyaratan tambahan dibandingkan perangkat daerah lainnya. Untuk sementara, posisi tersebut masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah. *
- Editor: Daton









