Tergoda Paras Cantik dan Seksi, Pria Ini Nekat Perkosa Adik Sepupu Istri

Polresta Banyuwangi menggelar jumpa pers Sabtu (16/1/2021)

BANYUWANGI,MENITINI.COM Wanita berparas cantik dan tubuh seksi sering jadi sasaran pria hidung belang.

Seperti yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur belum lama ini. Seorang pria di Banyuwangi nekat memperkosa saudara istrinya. Ia mengaku tergoda dengan kecantikan dan tubuh seksi korban.

Pria ini yakni DA (26) warga Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Ia sudah memiliki istri namun nekat memperkosa adik sepupu istrinya yang menginap di rumahnya. DA kemudian dilaporkan ke polisi dan ditahan.

Aksi pemerkosaan itu terjadi tanggal 29 Desember 2020. Saat itu, korban berkunjung ke rumah kakak sepupunya hingga menginap.

Karena korban dirasa memiliki paras cantik dan bertubuh seksi, pelaku pun tergiur untuk menyetubuhinya. Aksi itu pun dilancarkan oleh pelaku.

BACA JUGA:  Perkosa Anak Sendiri, Duda 39 Tahun di Ambon Diciduk Polisi

Subuh keesokan harinya, pelaku tiba-tiba masuk ke kamar korban dan memaksanya untuk melakukan persetubuhan.

“Saat itu kondisi rumah sepi, karena istri pelaku keluar rumah untuk mencuci di sungai. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi bejatnya,” ungkap Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, Sabtu (16/1/2021).

Korban sempat berteriak meminta tolong kepada kakak sepupunya. Namun korban dibentak oleh pelaku, sehingga ia tak kuasa menjaga kesuciannya. 

Tapi karena tidak ada orang akhirnya pelaku berhasil memperdaya korban,” tambahnya.

Meski begitu, korban tak melaporkan aksi bejat DA ke kakak sepupunya. Namun saat pulang ke rumah, korban langsung menceritakan kejadian pahit tersebut kepada orang tuanya.

BACA JUGA:  Sidang Perkara Minyak Goreng, JPU Hadirkan Lima Orang Saksi

Orang tua korban tidak terima dan langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi. “Kita berhasil menangkap pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya baju lengan panjang warna putih, celana jeans warna biru, BH warna hitam, celana dalam warna putih, celana pendek ungu, dan kaus kutang warna hitam,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 71 ayat (1) Jo Pasal 76D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang. “Terancam hukuman kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” katanya.tan/win/poll

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Buronan Kasus Pajak di Bali, Negara Rugi Rp14 Miliar

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*