Sampah Plastik masih Menjadi Masalah Besar di Tahura Ngurah Rai

Penanaman dan pembersihan sampah hutan Mangrove Bali
Penanaman dan pembersihan sampah hutan Mangrove Bali

Menurut Subandi, sampah tersebut diairi dari hulu, masuk melalui muara ke laut, dan dari laut kemudian diseret ombak dan arus laut masuk ke areal mangrov. Karena datang bersama air laut maka seringkali masuk sampai di akar-akar paling dalam dari Mangrove tersebut. Kondisi ini hampir merata mulai dari Kedongan, Suwung, Benoa hingga ke beberapa areal lainnya. Bila dibiarkan terlalu lama maka akan merusak Mangrove dan bisa menimbulkan lagu dan mati.

BACA JUGA:  Wamen LH Dorong Petani Bergabung dalam Proyek Kredit Karbon untuk Tambah Penghasilan

Solusinya adalah agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai, selokan, got yang akhirnya terbawa hingga ke muara dan ke laut. “Gubernur Bali sudah mencanangkan pengolahan sampah berbasis sumber. Namun sepertinya tidak didukung oleh pemahaman, dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pengolahan atau pemilahan sampah berbasis sumber,” ujarnya. Akibatnya masyarakat tetap saja membuang sampah di berbagai tempat dan tidak terurus dengan baik. Hasil akhirnya sampah dan terutama sampah plastik sampai ke laut dan ke Mangrove di Tahura Ngurah Rai.

BACA JUGA:  Dugong di Maluku Hadapi Ancaman, CTC Perkuat Konservasi Berbasis Masyarakat
Iklan

BERITA TERKINI

Pelepasan petugas sensus ekonomi dj Jembrana oleh Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Jumat (12/6/2026).

312 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Sisir Jembrana

JEMBRANA,MENITINI.COM – Sebanyak 312 petugas lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 resmi mulai bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Kegiatan pendataan akan berlangsung selama

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top