Pemerintah Diminta Tidak  Terbitkan Izin Toko Swalayan Berjejaring Nasional, Ini Alasannya

Ilustrasi toko swalayan.

DENPASAR, MENITINI.COM– Keberadaan Toko Swalayan Berjaringan nasional dalam berbagai format di Bali, telah betul-betul mengambil alih sebagian besar potensi pasar yang semestinya bisa mensejahterakan masyarakat lokal. Hal ini tampaknya telah menimbulkan keresahan di kalangan pelaku usaha ritel lokal yang bernaung di bawah Gabungan Pengelola dan Pengusaha Ritel (GAPPARI) Bali. 

BACA JUGA:  Prabowo: Koperasi Jadi Pilar Utama Bangun Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris GAPPARI Bali, I Wayan Suka Antara Yasa, Sabtu (26/02/2022). Menurut Suka, keberadaan Toko Swalayan Berjaringan Nasional berbagai format baik itu minimarket, maupun supermarket, telah nyata mengambil alih potensi pasar yang semestinya bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha ritel lokal. “Outflow, yakni keluarnya uang masyarakat yang semestinya berputar dan menghidupkan ekonomi Bali, juga ancaman yang sangat serius di tengah, perekonomian kita yang porak poranda diterjang pandemi COVID-19,” jelasnya. 

BACA JUGA:  Pemerintah Perkuat Ekonomi Desa, Kopdes Merah Putih Disinergikan dengan BUMDes dan Desa Tematik
Iklan

BERITA TERKINI

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, meninjau SMA Negeri 1 Gresik guna mendorong pembentukan generasi muda peduli kelestarian bumi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

SMAN 1 Gresik Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan

GRESIK,MENITINI.COM – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mendorong perluasan Program Adiwiyata sebagai upaya membentuk generasi muda yang peduli lingkungan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top