Minggu, 26 Mei, 2024

Petugas Basarnas Bali saat melakukan medical evacuation di laut. (Ist)

BADUNG,MENITINI.COM – Petugas SAR gabungan dari Kantor Basarnas Bali, KKP (kantor Kesehatan Pelabuhan) dan VTS Benoa melakukan medical evacuation terhadap salah satu crew MV Trust Qingdao kapal asing jenis cargo berbendera Hongkong Sabtu (13/4) malam.  

Korban diketahui mengalami kecelakaan kerja dan membutuhkan pertolongan medis.

Semula evakuasi hendak dilakukan di sekitar Perairan Tanjung Benoa, namun karena alur tinggi dan arus laut, akhirnya evakuasi dilaksanakan di perairan dekat Pelabuhan Benoa.

MV Trust Qingdao diketahui bertolak dari Port Hedland Australia hendak menuju Tianjin, China, dengan membawa 21 crew kapal.

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan informasi permintaan medical evakuasi diperoleh dari agen kapal PT Jakarta LLOYD.

BACA JUGA:  Cuaca Ekstrim Bikin Evakuasi Jenazah dari Puncak Gunung Agung Mengalami Banyak Kendala

Mereka mengabarkan adanya salah satu crew kapal asing jenis cargo berbendera Hongkong mengalami kecelakaan kerja dan membutuhkan bantuan evakuasi.

Pihak PT Jakarta LLOYD Benoa sebagai agen kapal menyebutkan bahwa estimasi waktu kejadian pada pukul 11.00 Wita. Saat itu kapal berada di posisi 7°10.100’S – 116°28.500’E.

“Kami terima laporan pada pukul 17.00 Wita, diketahui identitasnya atas nama Liang Hongfei usia 40 tahun, kewarganegaraan China yang mengalami cedera serius pada 3 jari tangan kiri,” katanya Minggu (14/4/2024) pagi.

Hasil koordinasi petugas siaga SAR dengan agen kapal disepakati melaksanakan medical evakuation di sekitar Perairan Tanjung Benoa.

Pukul 22.00 Wita tim SAR gabungan dengan menggunakan RIB 02 Denpasar lepas sandar dari Pelabuhan Benoa menuju titik intercept.

BACA JUGA:  Kecelakaan di Jalur Tengkorak Jalan Denpasar-Gilimanuk, Seorang ASN Tewas di TKP

Koordinasi tetap dilakukan dengan BTS Benoa untuk mengetahui pergerakan dan posisi dari MV Trust Qingdao. 

Setengah jam berselang RIB 02 Denpasar sudah sandar di posisi lambung kanan kapal dan berkoordinasi untuk penurunan target.

Tim SAR sempat terkendala alun tinggi dan arus laut kencang sehingga posisi medical evakuasibergeser. 

Akhirnya pada pukul 00.10 Wita  target berhasil dievakuasi dan sudah sandar kembali di Pelabuhan Benoa pada pukul 00.40 Wita.

Selanjutnya korban dibawa menuju RS Siloam dengan menggunakan Kendaraan dari Agen Kapal PT Jakarta LLOYD. (M-003)

  • Editor: Daton

TERKAIT