Badai Erin Ancam Carolina Utara, Pulau Hatteras Wajib Dievakuasi

Ilustrasi badai
Ilustrasi badai

JAKARTA, Pemerintah setempat di Kabupaten Dare, Carolina Utara, Amerika Serikat, menetapkan evakuasi wajib untuk Pulau Hatteras seiring mendekatnya Badai Erin yang berpotensi menimbulkan dampak berbahaya.

Dilaporkan Anadolu, Rabu (20/8/2025), evakuasi diterapkan setelah muncul peringatan risiko banjir parah dan kondisi pesisir yang mengancam jiwa. Seluruh wisatawan yang berada di Pulau Hatteras, termasuk desa Rodanthe, Waves, Salvo, Avon, Buxton, Frisco, dan Hatteras, diminta meninggalkan wilayah sejak Senin (19/8) pagi waktu setempat.

BACA JUGA:  China Dukung Gencatan Senjata AS–Iran dan Serukan Penyelesaian Diplomatik

Sementara itu, warga lokal dianjurkan untuk mengungsi mulai Selasa pagi. Pemerintah Kabupaten Dare juga telah menetapkan status darurat, mendesak penduduk untuk mengamankan properti mereka sebelum kondisi semakin memburuk.

Menurut prakirawan cuaca, meski Badai Erin diperkirakan tetap berada di lepas pantai, gelombang berbahaya, arus balik kuat, dan banjir pesisir bisa terjadi. Peringatan menyebutkan banjir berpotensi mulai Selasa malam hingga Kamis.

“Gelombang besar yang berbahaya kemungkinan akan membanjiri dan menghancurkan struktur bukit pasir pelindung,” demikian pernyataan resmi pemerintah setempat, sembari memperingatkan air dapat masuk ke rumah, bisnis, bahkan menenggelamkan kendaraan.

BACA JUGA:  Jepang–Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis, Fokus Ekonomi hingga Keamanan Kawasan

Larangan berenang di seluruh wilayah kabupaten telah diberlakukan.
Pusat Badai Nasional AS (US National Hurricane Center) melaporkan Badai Erin membawa angin dengan kecepatan hingga 165 km/jam serta memicu peringatan badai tropis dan gelombang badai di pesisir Carolina Utara. *

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Menteri LH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara, dan jajaran pemerintah daerah berdiskusi saat meninjau operasional pengolahan sampah di TPS Tahura, Denpasar, Bali, Kamis (5/3/2026).

PSEL Membutuhkan Sampah yang Sudah Terpilah

DENPASAR,MENITINI.COM – Teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) membutuhkan pasokan sampah yang sudah terpilah. Tanpa pemilahan, efektivitas pengolahan sampah menjadi energi listrik akan sangat terbatas.

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top