Badung Belajar Sistem Kinerja ASN Surabaya, Perkuat Reformasi Birokrasi

Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Sekda Surya Suamba saat kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (9/7).
Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Sekda Surya Suamba saat kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (9/7). (Foto: Humas Badung)

BADUNG,MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat reformasi birokrasi dengan meningkatkan kualitas manajemen kinerja aparatur sipil negara (ASN). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempelajari sistem pengelolaan kinerja individu milik Pemerintah Kota Surabaya yang dinilai telah terintegrasi dengan tata kelola pemerintahan.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Sekretaris Daerah Ida Bagus Surya Suamba bersama jajaran pimpinan perangkat daerah. Rombongan diterima Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Surabaya Syamsul Hariadi di Ruang Praban, Bappeda Kota Surabaya, Kamis (9/7).

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengatakan, kunjungan itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem manajemen kinerja ASN yang lebih terukur, objektif, dan akuntabel.

Menurutnya, sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme aparatur sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.

“Kami ingin belajar dari praktik baik yang telah diterapkan Pemerintah Kota Surabaya. Sistem yang dikembangkan mampu mengukur kinerja individu secara lebih objektif sehingga dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Badung dalam menyempurnakan sistem yang telah kami miliki,” ujar Bagus Alit.

Ia menegaskan, peningkatan kinerja aparatur menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, penguatan sistem pengelolaan kinerja menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Badung.

BACA JUGA:  Workshop Guru PAUD Bernuansa Hindu di Badung, Rasniathi Tekankan Pendidikan Tanpa Tekanan Calistung

Sementara itu, Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba menjelaskan bahwa Kabupaten Badung saat ini telah menerapkan sistem e-Kinerja yang terintegrasi dengan berbagai aspek pengelolaan kepegawaian. Namun, menurutnya, masih diperlukan penyempurnaan terutama dalam mengukur capaian kinerja setiap ASN secara lebih komprehensif.

“Melalui kunjungan ini kami ingin mempelajari bagaimana sistem di Surabaya mampu merekam, memverifikasi, dan mengukur aktivitas ASN secara lebih detail. Pengalaman tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem e-Kinerja di Kabupaten Badung sehingga pengelolaan SDM aparatur semakin efektif dan akuntabel,” kata Surya Suamba.

Ia menambahkan, sistem pengukuran kinerja yang lebih baik akan menjadi dasar dalam pembinaan ASN, pengembangan kompetensi, hingga pengambilan kebijakan berbasis data.

Di sisi lain, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Surabaya Syamsul Hariadi menyambut baik kunjungan Pemerintah Kabupaten Badung. Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi wadah penting untuk saling bertukar pengalaman dan inovasi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.

Syamsul menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya telah mengembangkan sistem digital pengelolaan kinerja ASN yang memungkinkan proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Sistem tersebut dinilai mampu meningkatkan disiplin, produktivitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Bupati Adi Arnawa Buka SPB Fest #4, 1.200 Layang-Layang Hiasi Langit Pantai Mertasari

“Pada dasarnya tujuan kita sama, yakni membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Setiap daerah memiliki pengalaman yang dapat saling dipelajari untuk memperkuat reformasi birokrasi,” ujarnya.

Selain membahas penguatan sistem kinerja individu, kedua pemerintah daerah juga berdiskusi mengenai pengelolaan kepegawaian, tata kelola keuangan daerah, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan efisien.

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang relevan untuk memperkuat sistem manajemen ASN, sehingga reformasi birokrasi di Badung mampu melahirkan aparatur yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top