BADUNG,MENITINI.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung resmi membuka rangkaian Kejuaraan Piala Bupati Badung 2026 yang diawali dengan cabang olahraga selam (finswimming) di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Abiansemal, Minggu (12/7). Pada waktu yang sama, turnamen bulutangkis juga digelar di Kerobokan sebagai bagian dari agenda olahraga terbesar di Kabupaten Badung tahun ini.
Pembukaan kejuaraan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba, jajaran Forkopimda, pengurus cabang olahraga, serta para atlet binaan KONI Badung.
Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama mengatakan, Piala Bupati Badung 2026 menjadi ajang pembinaan olahraga yang melibatkan 40 cabang olahraga di bawah naungan KONI Badung. Seluruh rangkaian kejuaraan dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga September 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi yang sehat, tetapi juga menjadi tolok ukur pembinaan prestasi olahraga di daerah.
“Kejuaraan ini menjadi wadah kompetisi yang sehat sekaligus barometer pembinaan prestasi olahraga daerah serta menjaring atlet berbakat untuk diproyeksikan ke level yang lebih tinggi. Target kami juga menjaga tradisi juara umum Badung pada Porprov Bali 2027,” ujar Sutama.
Ajang pembuka berupa Finswimming Open Badung diikuti 519 atlet dari 32 kontingen yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Kejuaraan ini juga diikuti atlet mancanegara dari Korea Selatan.
Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, menunjukkan besarnya antusiasme terhadap olahraga selam prestasi.
Ketua PB POSSI Indonesia Komjen Pol. M. Luthfi Rahman memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, Badung mampu menghadirkan kompetisi berkualitas yang berkontribusi terhadap pembinaan atlet finswimming nasional.
Ia menilai kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi sarana regenerasi atlet sejak usia dini.
“Kejuaraan ini bukan hanya mengejar medali, tetapi membangun regenerasi atlet sejak usia dini. Kami berharap Badung ke depan memiliki kolam renang berstandar internasional sehingga mampu menjadi tuan rumah kejuaraan dunia,” katanya.
Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen memperkuat sektor sport tourism melalui pembangunan sarana olahraga bertaraf internasional.
Ia mengapresiasi langkah KONI Badung yang telah menyusun kalender kejuaraan sebelum pelaksanaan Porprov Bali 2027. Menurutnya, pola tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisata berbasis olahraga ke Kabupaten Badung.
Melalui penyelenggaraan Piala Bupati Badung 2026, pemerintah berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi Badung sebagai destinasi sport tourism di Bali. (M-011)
- Editor: Daton









