Empat awak kapal yang berada di lokasi, yakni Kamarudin (38), Amirallah (52), Irman Susanto (26), dan Abu Bakar (36), bersama delapan teknisi yang ikut melakukan perbaikan, langsung berupaya menyelamatkan diri ketika kapal mulai kemasukan air.
Mereka menurunkan sekoci dan melompat ke laut sebelum kapal sepenuhnya tenggelam. Seluruh penumpang sekoci kemudian mengarahkan diri ke tepi Pantai Serangan dan berhasil mencapai daratan dengan selamat.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh awak kapal dan teknisi berhasil menyelamatkan diri,” ujar Kompol Sukadi.
Meski demikian, seluruh barang dan dokumen yang berada di dalam kapal dilaporkan ikut tenggelam. Usai kejadian, personel Sat Polairud Polresta Denpasar bersama petugas Syahbandar Benoa Wilker Serangan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari para saksi.
Hingga saat ini, kapal pinisi tersebut belum dapat dievakuasi. Aparat masih menunggu kondisi cuaca yang lebih stabil karena situasi perairan di sekitar lokasi dinilai belum aman untuk proses pengangkatan kapal. *
- Editor: Daton









