Akses Jalan Ditutup, Warga Perumahan di Denpasar Mengadu ke AWK

Anggota DPD RI Arya Wedakarna mendatangi perumahan yang jalannya ditutup. (Foto: Menitini/M-008)
Anggota DPD RI Arya Wedakarna mendatangi perumahan yang jalannya ditutup. (Foto: Menitini/M-008)

DENPASAR,MENITINI.COM – Penutupan jalan masuk menuju Perumahan Catalia dan D’Gedong, Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Gang Mina Utama, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan yang dilakukan oleh seorang ibu berinisial KAW dan anaknya ST berbuntut panjang. 

Setelah 60 kepala keluarga penghuni perumahan membuat laporan ke Polresta Denpasar, mereka juga mengadu kepada Senator RI Perwakilan Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS.

Menerima aduan, AWK demikian disapa langsung turun menemui warga untuk mencari tahu titik persoalan yang terjadi, Minggu (8/1/2023). 

Di depan perumahan yang jalannya ditutup dengan pagar, ia diterima warga bersama Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana dan aparat kelurahan setempat. 

BACA JUGA:  Tak Kuat Menanjak Truk Gilas Motor, Ibu dan Anak Tewas

“Penutupan jalan itu sangat tidak manusiawi. Saya dengar selama dua bulan ini ada orang sakit dan orang tua yang alami kesulitan akses jalan,” ujarnya, Minggu (8/1/2023).

Menurut AWK, Bali terkenal dengan toleransi. Dia lalu mendorong Pemerintah Kota Denpasar juga untuk turun tangan, agar jangan sampai Bali dicap intoleransi dalam urusan pelayanan publik.

Ditambahkan, pintu mediasi sudah dibuka, tetapi mediasi itu tidak boleh ada tirani apalagi tidak boleh memanfaatkan.

“Jangan mentang-mentang warga butuh jalan lalu naikan harga semena-mena. Makanya saya dukung proses hukum yang sedang berjalan di Polresta Denpasar,” tandasnya.

Sebelumnya, KAW dan anaknya, ST dilaporkan developer perumahan ke kantor polisi karena menutup jalan menuju Perumahan Catalia dan D’Gedong Catalia.

BACA JUGA:  Gubernur Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi Tokoh Agama Hindu

Penutupan akses perumahan yang dihuni puluhan kepala keluarga dilakukan terlapor dengan memakai pintu terali bersistim remot, Minggu (31/10/2022) sekitar pukul 17.00 Wita. (M-008)