Yance Wenno Siap Bertarung Merebut Kursi Walikota Ambon

Anggota DPRD Maluku, Yance Wenno Calon Walikota Ambon. (Foto: M-009)

AMBON, MENITINI.COM – Pertarungan dan perebutan kursi Walikota Ambon masih beberapa bulan lagi, namun beberapa kandidat secara terang-terangan menujukan sikap siap bertarung. Salah satunya  Yance Wenno yang menyatakan siap maju sebagai Calon Walikota Ambon. 

Bahkan tidak segan-segan  politisi Partai Perindo ini berjanji akan mengundurkan diri, jika dalam tiga tahun memimpin tidak ada perubahan pembangunan dan Kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Yance Wenno, anggota DPRD Maluku, yang berencana siap maju dalam bursa Pemilihan Walikota Ambon periode 2024-2029 pada November 2024 mendatang.

“Dikatakan, tiga tahun memimpin tidak ada perubahan saya siap mundur. Lebih baik mundur kalau tidak bisa berbuat apa-apa. Misalnya masalah kemacetan, pasar Mardika, banjir dan lapangan kerja. Ini harus arus teratasi,” kata Wenno kepada sejumlah wartawan, Jumat (5/4/2024).

BACA JUGA:  Prabowo Kumpulkan Tokoh Nasional dan Ketum Parpol di Istana, Perkuat Konsolidasi Hadapi Geopolitik Global

Yance berjanji tidak ingin terlibat mengatur proyek demi mengejar Indeks profitabilitas (PI). Biarlah masing-masing OPD melaksanakan sesuai kewenangannya.

Selain itu, bakal berkunjung ke setiap OPD tiga hari sekali untuk melihat kinerja dan pelayanannya baik dalam birokrasi maupun ke masyarakat.

“Saya akan berkantor di setiap OPD, saya ke dinas pendidikan Minggu ini. Minggu depan ke dinas sosial, dan seterusnya. Termasuk dinas Capil. Ini penting untuk menyaksikan langsung pelayanan mereka yang bersentuhan dengan masyarakat, bukan menunggu laporan dari mereka,” sebut Wenno.

Mantan anggota DPRD Kota Ambon tiga periode itu, menjelaskan bahwa, saat ini untuk Calon wakil mendampinginya sudah dikantongi.

“Calon wakil saya sudah ada, nanti juga ada survey. Untuk partai pengusung, nanti dilihat pada saatnya,” bebernya.

Dikatakan, untuk menjadi Walikota Ambon itu gampang. Yang sulit, ketika sudah terpilih. Karena tugas utama pemerintah adalah mensejahterakan masyarakat, bila tidak, maka dianggap gagal.

BACA JUGA:  Puan Maharani Sampaikan Duka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, DPR Dorong Upaya Diplomasi Global

“Butuh konsep bangun daerah dan sejahterakan masyarakat. Kalau ini tidak bisa dilakukan, maka pemerintah bisa dinyatakan gagal. Percuma bicara kesejahteraan,” tegas Wenno. 

Konsep ini yang dipakainya, untuk menjadi motivasi maju dalam pertarungan merebut kursi Walikota Ambon di pemilihan Walikota 27 November mendatang.

Baginya, pelayanan dasar suatu daerah harus terpenuhi, baik pendidikan, kesehatan maupun ekonomi masyarakat ditingkatkan.

“Saya siap maju, maka saya juga tau tempat jatuh. Saya tau pergi dan saya tau kembali. Visi misi jangan panjang. Karena itu tidak bisa direalisasikan. Kebanyakan kepala daerah seperti itu, selesai masa jabatan tidak mampu realisasikan,” ujar Wenno. (M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Walikota Ambon, Drs. Bodewin M Wattimena, M.Si.

17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon

AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon menetapkan 17 program prioritas pembangunan sebagai fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Program ini dijalankan sebagai bagian dari arah

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top