Koordinasi dengan BMKG ini sangat penting karena lokasi perumahan dikelilingi oleh beberapa anak sunga kecil. Karena hujan dengan intensitas tinggi maka tembok pembatas perumahan jebol dan reruntuhan bangunan malah menghalangi alur sunga sehingga air malah meluber ke dalam perumahan. Pihaknya pun mengimbau kepada warga untuk waspada apabila terjadi banjir susulan agar evakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Dari hasil assesment bersama dengan PemkabTabanan bahwa tembok akan segera diperbaiki, sementara untuk jumlah estimasi total kerugian akibat banjir, pihaknya belum memiliki data angka yang pasti.
“Kami sudah minta kepada pak Kades untuk membuat data kerugian berapa agar segera diperbaiki,” tandasnya. (M-007)
- Editor: Daton
| Temukan dan ikuti Berita-berita Menitini di Google Berita |
Berita Lainnya:
- Sambut Galungan dan Kuningan, BWC Salurkan Sembako untuk Pekerja TOSS Center Klungkung
- Euforia Piala Dunia, Suporter Belanda Padati Jalanan Kota Ambon
- Jerman Hancurkan Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Havertz Cetak Dua Gol
- Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta untuk Kunjungan Kenegaraan
- Wamen LH Dorong Petani Bergabung dalam Proyek Kredit Karbon untuk Tambah Penghasilan









