Musim Angin Barat, 3.000 Ton Sampah Laut Serbu Pesisir Badung

Sampah kiriman di psisir Badung.
Sampah kiriman di psisir Badung. (Foto: Istimewa)

BADUNG,MENITINI.COM – Volume sampah laut di pesisir Kabupaten Badung meningkat signifikan selama musim angin barat. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung mencatat, hingga awal Februari 2026, sekitar 3.000 ton sampah laut telah ditangani di kawasan Kuta, Kedonganan, dan Jimbaran.

Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 DLHK Badung, Anak Agung Dalem, mengatakan lonjakan sampah laut merupakan fenomena tahunan yang terjadi pada periode September hingga Maret. Arus laut dari wilayah barat Indonesia membawa sampah dari daerah berpenduduk padat dan terdampar di pesisir Bali.

BACA JUGA:  Dari Lahan Rusak Jadi Produk Ekspor, Sereh Wangi Pulihkan Desa Pulu Pascabanjir

“Rata-rata setiap tahun sampah laut yang masuk mencapai 4.000 hingga 7.000 ton. Saat ini jumlahnya masih berpotensi bertambah hingga Maret,” ujarnya, Kamis (4/2).

Untuk mempercepat penanganan, DLHK Badung mengerahkan 12 unit alat berat di sejumlah pantai strategis serta melibatkan 300–350 petugas kebersihan, yang dapat ditambah sesuai kondisi di lapangan. Sampah yang terdampar langsung dikumpulkan dan diangkut agar tidak menumpuk dan mencemari lingkungan pesisir.

Iklan

BERITA TERKINI

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, meninjau SMA Negeri 1 Gresik guna mendorong pembentukan generasi muda peduli kelestarian bumi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

SMAN 1 Gresik Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan

GRESIK,MENITINI.COM – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mendorong perluasan Program Adiwiyata sebagai upaya membentuk generasi muda yang peduli lingkungan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top