Bupati Jembrana Ajak Santri Junjung Tinggi Toleransi

Upacara peringatan hari Santri di Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Lapangan Umum Negara, Sabtu (22/10).
Upacara peringatan hari Santri di Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Lapangan Umum Negara, Sabtu (22/10). (Foto: M-011)

NEGARA,MENITINI.COM-Upacara peringatan hari Santri di Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Lapangan Umum Negara, Sabtu (22/10). Bertindak selaku pembina upacara Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Peringatan hari santri yang digelar berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tersebut, turut dihadiri para ulama, kementerian agama, jajaran Forkopimda serta siswa siswi MI, MTS serta MAN se-Jembrana.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat membacakan sambutan Menteri Agama RI mengatakan peringatan Hari Santri tahun ini mengangkat tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’.

“Maksud tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan adalah bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara,”kata Tamba.

BACA JUGA:  12 November Hari Ayah Nasional, Kirim Pesan yang Menyentuh ya

Melalui Peringatan Hari Santri lanjut Tamba, bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan. “Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Indonesia, apapun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia,”imbuhnya.

Pihaknya berpesan bahwa santri tidak boleh melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama itu sendiri. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. “Saya mengajak masyarakat Jembrana khususnya para santri disini untuk selalu bersyukur dan menjunjung tingginya sikap toleransi antar agama dan suku, menunjukkan kerukunan dan saling menghormati satu dengan yang lain,”pungkasnya. (M-011)

BACA JUGA:  Berita Pengetahuan Wawasan Kebangsaan, Kapolres Badung Datangi Sekolah-sekolah