“Yang Tidak Mau Besama Saya Minggir! Prabowo Ingin Pimpin Pemerintahan Bersih  

Presiden Prabowo Subianto saat di Denpasar Bali, Minggu (3/11/2024). (Net)

JAKARTA, MENITIINI.COM- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dia ingin memimpin pemerintahan yang bersih. Sebab, tidak ada negara yang dapat maju jika pemerintahannya tidak bersih dari korupsi.

“Tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintah yang bersih. Karena itu saya bertekad, saya bertekad memimpin pemerintahan Republik Indonesia yang bersih,” ujar Prabowo di deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (2/11/2024).

BACA JUGA:  Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Jadi Pemenang

Prabowo pun tegas mengatakan siapa yang tidak ingin bekerja sama dengannya dalam mewujudkan pemerintahan bersih untuk menyingkir. “Yang mau bersama ayo! Yang tidak mau bersama saya minggir!” tegasnya.

Ia pun mengajak bekerja secara maksimal demi mewujudkan mimpi para pemimpin bangsa yakni kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Mari kita wujudkan cita-cita para pendiri bangsa kita, cita-cita Bung Karno, cita-cita Bung Hatta, cita-cita Bung Syahrir, cita-cita Sudirman, cita-cita semua pendiri-pendiri bangsa kita, Indonesia rakyatnya hidup sejahtera,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Prabowo Tinjau Pameran Bhayangkara, Soroti Inovasi Produk Dalam Negeri untuk Dukung Tugas Polri

“Saya minta GSN  real, apa yang bisa dilakukan, lakukan! Jangan terlalu banyak acara-acara. Mungkin acara seperti ini sekali lima tahun saja. Kita sekarang cari upaya sumber apa yang bisa kita buat untuk membantu rakyat kita yang paling membutuhkan bantuan,” tandasnya. M-003

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Pelaksanaan groundbreaking PSEL Bali di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7).

Groundbreaking PSEL Bali, Pembangunan Ditarget 15 Bulan

DENPASAR,MENITINI.COM – Proyek strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali resmi  memasuki tahap pembangunan. Groundbreaking fasilitas pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy itu dilakukan di kawasan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top